Polisi Dalami Aksi Perampasan Jenazah Covid-19 di Situbundo

    MetroTV - 23 Juli 2021 00:11 WIB
    Polisi Dalami Aksi Perampasan Jenazah Covid-19 di Situbundo
    Ilustrasi. Petugas pemakaman menurunkan peti jenazah pasien covid-19 di TPU Pondok Ranggon, Jakarta, Senin, 30 Maret 2020. Foto: Antara/Muhammad Adimaja



    Situbundo: Perampasan peti jenazah covid-19 yang terjadi di Situbondo, Jawa Timur kini tengah didalami kepolisian. Saksi dan orang-orang yang terlibat akan diperiksa dan dilakukan tes deteksi covid-19.

    Kasat Reskrim Polres Situbondo AKP Agus Widodo mengatakan pihaknya mulai memanggil sejumlah saksi di antaranya petugas medis dan kepala desa. Sementara pemanggilan saksi dari pihak keluarga jenazah akan dilakukan saat masa berduka usai.

     



    Kapolres Situbondo AKBP Ahmad Imam Rifai menambahkan, pihaknya juga akan melakukan tes deteksi covid-19 terhadap semua pihak yang terlibat.

    Aksi perampasan jenazah terjadi di Desa Panji Kidul, Kecamatan Panji, Situbondo, Jawa Timur. Keluarga pasien yang meninggal dan warga beramai-ramai merebut peti jenazah dari petugas khusus pemakaman
    covid-19.

    Petugas yang berada di lokasi tidak dapat menghalau walau sudah melarang karena kalah jumlah. Jenazah wanita berusia 36 tahun ini pun dimakamkam oleh warga tanpa protokol covid-19.

    "Sekarang ini kami lagi memanggil petugas ambulans sebagai sopir, kemudian petugas pengawalan, petugas pemulasaran, kemudian kepala desa Panji Kidul akan kami minta keterangan dalam rangka untuk menindaklanjuti kejadian," ucap Agus Widodo. (Raja Alif Adhi Budoyo)

    (MBM)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id