Kasus Covid-19 Meningkat, 4 Kecamatan di Bangkalan Bakal Dilakukan Mikro Lockdown

    Amaluddin - 07 Juni 2021 15:50 WIB
    Kasus Covid-19 Meningkat, 4 Kecamatan di Bangkalan Bakal Dilakukan Mikro <i>Lockdown</i>
    Sejumlah pengendara yang melintas di Jembatan Suramadu di swab antigen massal (Foto / Metro TV)



    Surabaya: Sebanyak empat kecamatan di Bangkalan akan diberlakukan mikro lockdown. Langkah diambil untuk memangkas penularan covid-19 yang mengalami lonjakan cukup tinggi. 

    Keempat kecamatan itu Kecamatan Bangkalan, Arosbaya, Klampis, dan Geger. Keempat kecamatan zona rawan tersebut juga akan dilakukan penyemprotan disinfektan serta meningkatkan kewaspadaan dengan operasi yustisi di tempat keramaian, dan melakukan pembagian masker.

     



    "Sekarang ini masih berkoordinasi dengan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) dan Polres Bangkalan. Akan menerapkan mikro lockdown di empat kecamatan," ujar Kapolda Jatim, Irjen Pol Nico Afinta, Senin 7 Juni 2021.

    Baca: Dalam Sehari, Temuan Positif Covid-19 di Bangkalan Bertambah 25 Kasus

    Selain itu, Polda Jatim juga meminta giat swab antigen di perbatasan Surabaya-Bangkalan terus digalakkan oleh Polres Pelabuhan Tanjung Perak. Bagi warga Bangkalan dan Surabaya yang akan bepergian diimbau membawa surat bebas covid-19 karena pos penyekatan diperketat.

    "Upaya penyekatan, serta mendirikan pos penyekatan di dua sisi. Pintu masuk Madura maupun Surabaya, dengan melakukan swab antigen on the spot," katanya.

    Selain itu, juga akan menyiapkan satu rumah sakit rujukan di daerah Bangkalan, satu rumah sakit lapangan di Badan Pengembangan Wilayah Surabaya-Madura (BPWS) dan menyiapkan enam rumah sakit rujukan di Surabaya. 

    Keenamnya adalah RSU dr Soetomo, RSU Universitas Airlangga, RSU Haji, RSU PHC, RSU Adi Husada Undaan, dan RSU Al Irsyad. Seluruh masyarakat Bangkalan diminta patuh protokol kesehatan (prokes) supaya penyebaran covid-19 tidak semakin parah.

    "Diminta tokoh agama, tokoh masyarakat dan tokoh pemuda untuk memberikan edukasi dan mengoptimalkan PPKM Mikro, terutama RT RW yang ada warganya positif aktif, untuk melakukan tracing terhadap interaksi pasien positif dengan warga sekitar," pungkasnya.


    (ALB)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id