Harga Kedelai di Solo Masih Tinggi

    Triawati Prihatsari - 31 Mei 2021 19:26 WIB
    Harga Kedelai di Solo Masih Tinggi
    Ilustrasi tempat pengolahan kedelai. Triawati Prihatsari/ Medcom.id



    Solo: Harga kedelai di pasaran setelah dua pekan lebaran 2021 masih terbilang tinggi. Hal itu dikeluhkan sejumlah pengrajin tahu di Kota Solo, Jawa Tengah.

    "Harganya sudah naik sejak sebelum lebaran. Dan sampai saat ini belum turun juga. Maka dari itu, kami terpaksa mengurangi volume produksi," kata salah satu pengrajin tahu di Kota Solo, Budi S, Senin, 31 Mei 2021.

     



    Baca: 30 Nakes di Jepara Terpapar Covid-19

    Dia menjelaskan biasanya memproduksi tahu dari delapan kilogram kedelai setiap harinya. Namun karena harga kedelai yang masih tinggi, dia mengurangi produksi menjadi enam setengah kilogram kedelai per harinya.

    Kenaikan harga kedelai terjadi dari harga sebelumnya Rp7.000 per kilogram menjadi Rp10.700 per kilogram. Menurutnya selain mengurangi volume produksi, dia juga mengurangi ukuran tahu yang dibuatnya.

    "Harga kedelai mahal, artinya biaya produksi naik. Tapi untuk menaikkan harga jualnya tidak mungkin. Makanya saya memilih untuk mengurangi sedikit ukuran tahunya," jelasnya.

    Hal senada disampaikan pengrajin tahu dari Solo lainnya, Wanto. Dia juga turut mengurangi ukuran tahunya demi bertahan bisa tetap memproduksi.

    "Ukurannya dikurangi, takarannya bahan bakunya juga dikurangi sedikit. Setahu saya, harga kedelai cepat naik dan turun baru tahun ini. Sebelumnya tidak," ungkapnya.

    (DEN)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id