Polres Sukabumi Siaga Penanggulangan Banjir di Tiga Kampung

    Antara - 28 November 2021 23:39 WIB
    Polres Sukabumi Siaga Penanggulangan Banjir di Tiga Kampung
    Banjir yang melanda wilayah Kecamatan Ciemas, Kabupaten Sukabumi, Jabar mengakibatkan sejumlah ruas jalan, lahan pertanian dan permukiman terendam. ANTARA/Aditya Rohman



    Sukabumi: Polres Sukabumi mengerahkan sejumlah personelnya untuk membantu penanggulangan bencana banjir di tiga kampung di Kecamatan Tegalbuleud, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat. Para anggota akan melakukan patroli rutin untuk membantu warga.

    "Personel yang kami kerahkan ini untuk membantu warga yang terdampak banjir, meskipun tidak ada korban jiwa pada bencana ini tetapi beberapa warga harus kehilangan pendapatannya sebagai petani karena lahan pertanian rusak diterjang banjir," kata Kapolres Sukabumi, AKBP Dedy Darmawansyah, di Sukabumi, Minggu, 28 November 2021.

     



    Baca: Jalan Longsor di Samosir Belum Bisa Dilalui Kendaraan

    Informasi yang dihimpun dari Polres Sukabumi bencana banjir akibat meluapnya Sungai Cibuni yang dipicu hujan deras yang mengguyur hampir sepanjang hari terjadi di Kampung Bandungsari RT 01/02, Desa Rambay.

    Banjir ini menutup ruas Jembatan Cisentul sepanjang 6,5 meter dan lebar 6 meter yang mengakibatkan akses lalu lintas terganggu dikarenakan sebagian ruas jalan terendam air dengan ketinggian rata-rata 50 sentimeter, namun masih bisa dilalui kendaraan roda dua berkecepatan rendah.

    Dampak lainnya beberapa area lahan persawahan terendam air setinggi 30 sentimeter. Adapun luas lahan yang terdampak sekitar tiga hektare yang seluruhnya merupakan sawah milik warga.

    Banjir merendam Kampung Cilimus RT 01/02, Desa Rambay akibatnya Jembatan Cilimus sepanjang delapan meter dengan lebar enam meter terendam air setinggi 30 sampai 50 sentimeter.

    "Sama seperti lokasi terdampak sebelumnya, akses lalu lintas terganggu namun masih bisa dilewati berbagai jenis kendaraan. Sementara sekitar empat hektare sawah di kampung ini terendam air dengan ketinggian sekitar 30 sentimeter," jelasnya.

    Lokasi lainnya yang terdampak banjir akibat luapan Sungai Cibuni yakni Kampung Cidolog, Desa Calincing. Titik banjir terparah berada di Jembatan Cipicung yang ketinggian air mencapai 40 sentimeter.

    Dampak akibat terendamnya jembatan yang memiliki panjang enam meter dan lebar lima meter sama sekali tidak bisa dilalui seluruh jenis kendaraan bermotor. Bahkan, Polres Sukabumi dan Polsek Tegalbuleud terpaksa menutup sementara akses perhubungan tersebut.


     

    (DEN)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id