ISI Yogyakarta Anugerahi Gelar Kehormatan kepada Oscar Motuloh

    Ahmad Mustaqim - 18 September 2019 19:17 WIB
    ISI Yogyakarta Anugerahi Gelar Kehormatan kepada Oscar Motuloh
    Penganugerahan gelar kehormatan, Empu Ageng, kepada Kepala Galeri Foto Jurnalistik Antara, Oscar Motuloh di Concert Hall ISI Yogyakarta, Rabu, 18 September 2019. Medcom.id/Ahmad Mustaqim
    Bantul: Institut Seni Indonesia (ISI) Yogyakarta menganugerahi gelar kehormatan, yakni Empu Ageng kepada Kepala Galeri Foto Jurnalistik Antara, Oscar Motuloh. Penganugerahan itu diberikan dalam sidang senat terbuka di Concert Hall ISI Jalan Parangtritis Km 6,5 Desa Panggungharjo, Kecamatan Sewon, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), Rabu, 18 September 2019. 

    Oscar memberikan pidato ilmiah dalam penganugerahan gelar kehormatan setara dengan doktor honoris causa, Dr. (HC), itu dengan judul "Sirkus Jurnalistik dari Penyusup Berita sampai Hanya Satu Kata: Lawan!".

    Dalam pidatonya, ia sedikit bercerita keterlibatannya dalam memegang foto jurnalistik di Lembaga Kantor Berita Negara (LKBN) Antara. Ia mengaku semata beruntung masuk ke dunia jurnalistik.

    Ia saat itu memulai lewat sebuah iklan lowongan yang ada di surat kabar harian Kompas. "Itu ceritanya sewaktu saya kongkow dengan kawan-kawan main," kata Oscar.

    Dari iklan itulah Oscar kemudian melamar di Antara dan meniti karir di bidang jurnalistik. Ia menjadi salah satu dari sekian banyak pelamar yang diterima di Antara.

    Sekitar setahun sebagai wartawan tulis, jajaran redaksi memindah Oscar ke bagian foto, tepatnya 1989. Saat itu, ia merasa kecewa dengan kebijakan itu.

    Pada zaman tersebut, redaksi foto menjadi bagian yang dirasa diisi orang-orang 'buangan'. Bahkan, Oscar mengatakan sempat menyatakan protes. Toh, ia kemudian menerimanya.

    Wakil Pimpinan Pelaksana Redaksi Antara ketika itu, Parni Hadi, menjadi orang yang meyakinkan Oscar. Kepada Oscar, Parni menjelaskan pemindahannya ke posisi itu bertujuan membangun redaksi foto. "Katanya agar menjadi abdi pelanggan yang keren," kata Oscar menirukan ucapan Parni. 

    Oscar pun harus belajar soal foto jurnalistik kepada wartawan yang lebih senior. Selain itu, ia belajar otodidak. Saat memasuki tahun 1990, Pacar didapuk menjadi Direktur Biro Foto Antara.

    Redaksi bagian foto di Antara pun berkembang. Oscar menjadi salah satu sosok yang terlibat dalam pendirian Galeri Foto Jurnalistik Antara. Bahkan, saat ini ia menjabat kurator kepala. Galeri foto jurnalistik Antara ini diklaim menjadi yang pertama dan satu-satunya di Asia Tenggara.

    Sementara Rektor ISI Yogyakarta, Agus Burhan, mengatakan, Empu Ageng merupakan gelar akademik di bidang seni tertinggi di ISI Yogyakarta. Gelar ini setara dengan doktor honoris causa atau Dr. (HC). "Kalau gelar doktor HC lebih di bidang akademik," kata Agus. 

    Oscar menjadi orang kelima yang menerima anugerah Empu Ageng dari ISI Yogyakarta. Sebelum dia, ada Cokrowasito (2004), Edhi Sunarso (2010), Ki Timbul Hadi Prayitno (2011), dan Abbas Alibasyah (2012).



    (DEN)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id