Kekeringan di Bogor Diprediksi Hingga Oktober

    Rizky Dewantara - 15 Agustus 2019 14:39 WIB
    Kekeringan di Bogor Diprediksi Hingga Oktober
    Seorang ibu mengambil air dari dasar Sungai Ciapus yang mengering di Kampung Ciapus, Desa Tamansari, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Kamis (8/8/2019). ANTARA FOTO/Arif Firmansyah.
    Bogor: Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bogor, Jawa Barat memperkirakan bencana kekeringan di wilayah Bumi Tegar Berima akan terus meluas hingga Oktober 2019.

    Kepala BPBD Kabupaten Bogor, Yani Hassan mengatakan hingga saat ini ada 31 desa yang tersebar di 17 kecamatan Kabupaten Bogor yang mengalami kekeringan.

    "Kondisi tersebut membuat 57.580 orang yang terdiri dari 18.571 KK di Kabupaten Bogor menjadi korban bencana kekeringan, lantaran di wilayahnya sulit ditemukan pasokan air bersih," kata Yani di gedung DPRD Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Kamis, 14 Agustus 2019.

    Yani menjelaskan pihaknya memprediksi jumlah kecamatan dan desa (terdampak kekeringan) akan bertambah. Saat ini wilayah yang paling parah terdampak kekurangan yaitu Kecamatan Jonggol dan Parungpanjang.

    Menurut Yani pihaknya berupaya menanggulangi kebutuhan air bersih masyarakat dengan cara mendistribusikan 408 ribu liter air bersih melalui 81 truk tangki air bersih.

    "Saat ini Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor tengah menyiapkan langkah jangka pendek, jangka menengah, dan jangka panjang menanggapi bencana kekeringan di Kabupaten Bogor," pungkas Yani.



    (DEN)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id