2020, UMK Kota Bekasi Rp 4,5 Juta

    Antonio - 15 November 2019 08:18 WIB
    2020, UMK Kota Bekasi Rp 4,5 Juta
    Ilustrasi. (Foto: Medcom.id)
    Bekasi: Dewan pengupahan memutuskan upah minimum kota (UMK) Kota Bekasi, Jawa barat, pada 2020 Rp4.589.708 per bulan. Angka naik 8,51 persen dari tahun sebelumnya yakni Rp4.229.756. 

    Anggota Dewan Pengupahan Kota Bekasi dari unsur serikat pekerja, Rudolf mengatakan, penetapan UMK diputuskan di kantor Dinas Tenaga Kerja Kota Bekasi, pada Kamis, 14 November 2019. 

    Menurut Rudolf, penetapan UMK 2020 berakhir dengan voting atas dua pilihan. Pemerintah mengusulkan 8,51 persen dan serikat pekerja mengusulkan 15 persen kenaikan.

    "Hasil voting memenangkan usulan dari pemerintah dengan perolehan suara 15 banding empat. Hanya ada unsur pemerintah, akademisi, dan buruh yang menggunakan hak suara, sedangkan Apindo (Asosiasi Pengusaha Indonesia) tidak ada satu pun yang menggunakan hak suaranya," kata dia di Bekasi, Kamis, 14 November 2019.

    Dia menjelaskan, pihaknya menerima keputusan kenaikan UMK. Meskipun, yang diusulkan melebihi persentase yang diatur dalam PP 78.

    "Sebenarnya kalau kita dari SP (serikat pekerja) belum pernah memprediksi karena bagaimana pun kita meminta kenaikan di atas PP 78. Jadi hasil hari ini memang itulah yang harus kita terima," ungkapnya.

    Sementara itu, Anggota Dewan Pengupahan dari unsur Apindo Kota Bekasi, Nugraha, mengatakan, pihaknya menolak UMK 2020. "Anggota hadir semua tujuh orang tidak ada yang mengikuti voting," katanya.

    Dia menjelaskan, penolakan tersebut dilakukan karena belum ada hasil evaluasi pelaksanaan UMK Kota Bekasi 2019. Termasuk evaluasi dari pengawasan pemerintah provinsi.

    "Apindo ingin ada evaluasi dulu. Karena di dalam SK gubernur terkait kenaikan UMK 2019 berlaku untuk 27 daerah kabupaten/kota di seluruh Jabar. Pada diktum keempat ada jelas-jelas kalimat pengawasan dan pengendalian upah minimum dilakukan gubernur Jabar dan wali kota," tegasnya.

    Walaupun ada penolakan, hasil rapat rekomendasi kenaikan UMK 2020 ini akan diserahkan ke wali kota untuk selanjutnya diputuskan melakui surat keputusan (SK) Gubernur Jawa Barat paling lambat 21 November 2019.



    (MEL)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id