Bahas RPJMA, Ketua DPR Aceh Ingatkan Gubernur Terkait Kemiskinan

    Fajri Fatmawati - 30 November 2021 12:30 WIB
    Bahas RPJMA, Ketua DPR Aceh Ingatkan Gubernur Terkait Kemiskinan
    Jubir Banggar, Fuadri, menyerahkan pendapat Banggar terhadap Raqan APBA 2022. foto: Istimewa



    Banda Aceh: Ketua Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Aceh, Dahlan Jamaluddin, mengingatkan Gubernur Aceh, Nova Iriansyah, dan jajaran Pemerintah Aceh agar fokus mengentaskan angka kemiskinan dan memenuhi target Rencana Pembangunan Jangka Menengah Aceh (RPJMA) 2017-2022.

    Hal tersebut dikatakan Dahlan ketika membuka rapat paripurna DPR Aceh dalam agenda penyampaian Pendapat Badan Anggaran terhadap Rancangan Qanun Anggaran Pendapatan dan Belanja Aceh (R-APBA) 2022. 

     



    Rapat paripurna tersebut dipimpin Dahlan dan dihadiri sejumlah anggota dewan secara langsung maupun virtual. Sekretaris Daerah Aceh Taqwallah turut hadir mewakili Gubernur Aceh Nova Iriansyah. Sementara pendapat Badan Anggaran DPR Aceh dibacakan oleh Juru Bicara Badan Anggaran (Banggar), Fuadri.

    "DPR Aceh perlu mengingatkan kembali kepada saudara Gubernur Aceh dan jajaran Pemerintah Aceh agar senantiasa memperbaiki tata kelola pemerintahan dan pembangunan, meningkatkan kinerja aparatur pemerintahan, distribusi, dan pemerataan pembangunan, serta fokus mengurangi angka kemiskinan yang saat ini masih sangat tinggi di Aceh," kata Dahlan, Selasa, 30 November 2021.

    Dahlan menyampaikan, DPR Aceh juga mengingatkan agar Pemerintah Aceh berupaya maksimal untuk memenuhi target rencana kerja RPJMA 2017-2022 di tahun terakhir pemerintahan Gubernur Aceh Nova Iriansyah pada 2022.

    "Sebelumnya, pendapat Badan Anggaran terhadap R-APBA 2022 disampaikan setelah Badan Anggaran DPR Aceh bersama Tim Anggaran Pemerintah Aceh selesai membahas Nota Keuangan dan Rancangan Qanun Aceh tentang APBA 2022 sejak 23 hingga 27 November 2021," ujarnya.

    Nota Keuangan dan R-APBA 2022 tersebut diserahkan Gubernur Aceh, Nova Iriansyah, ke DPR Aceh dalam rapat paripurna DPR Aceh pada 22 November 2021.

    "Dinamika dan gagasan yang berkembang dalam pembahasan bersama dijadikan sebagai bahan referensi Badan Anggaran DPR Aceh dalam melakukan penyusunan pendapat Badan Anggaran terhadap R-APBA 2022," ucap Dahlan.

    Meski masa pembahasan relatif singkat, kata Dahlan, legislatif dan eksekutif tetap berpedoman pada tertib administrasi. Hal itu menurut Dahlan dilakukan dengan tidak mengurangi makna, substansi, serta isi rancangan qanun yang dibahas Badan Anggaran dan Tim Anggaran Pemerintah Aceh.

     

    (ALB)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id