comscore

26 Warga Madiun Positif Covid-19 usai Tes Antigen Massal

Antara - 06 Oktober 2021 07:12 WIB
26 Warga Madiun Positif Covid-19 usai Tes Antigen Massal
Ilustrasi - Wali Kota Madiun Maidi bersama jajaran memantau kegiatan tes antigen gratis sebagai upaya memasifkan pelacakan guna penanganan COVID-19 yang lebih maksimal di wilayah Kota Madiun, Jatim. (ANTARA/HO-Diskominfo Kota Madiun)
Madiun: Tes antigen gratis secara massal yang digelar Pemerintah Kota (Pemkot) Madiun, Jawa Timur, menemukan sebanyak 26 warga positif covid-19. Tes masif yang dilakukan sejak September 2021 itu telah menyasar sekitar 20.000 jiwa.

Data Dinas Kesehatan setempat mencatat, dari 26 kasus konfirmasi itu antara lain ada empat siswa SD, lima siswa SMP, serta seorang guru SMP positif covid-19 saat skrining kesehatan sebelum dilakukan pembelajaran tatap muka (PTM) terbatas. Sisanya warga umum.
"Dari temuan ini, skrining terbukti mengantisipasi sebaran kasus covid-19 di sekolah. Setelah ketahuan, tidak boleh masuk. Yang sehat tetap masuk sekolah," ujar Wali Kota Maidi di Madiun, Selasa, 5 Oktober 2021.

Pihaknya memastikan PTM terbatas tetap berjalan. Evaluasi juga tetap dilakukan agar proses PTM berlangsung aman dan lancar.

Baca juga: Sekolah di Balikpapan Bersiap Laksanakan PTM

Maidi mengemukakan hasil temuan empat siswa SD, lima siswa SMP, dan seorang guru SMP yang positif, telah ditindaklanjuti oleh dinas terkait. Dari hasil pelacakan, tak ada satu pun orang tua siswa yang terkonfirmasi covid-19.

"Diharapkan kasus itu merupakan temuan awal dan tidak menyebar ke lainnya," kata dia.

Maidi menyebutkan tes antigen tidak hanya digelar sekali sebelum PTM terbatas, namun akan menyasar seluruh siswa yang telah melangsungkan pembelajaran di luar jaringan (luring). Langkah itu untuk memastikan kondisi kesehatan warga sekolah, mulai siswa, guru dan tenaga kependidikan.

"Nanti akan dites antigen lagi. Jadi, benar-benar terprogram, tidak tergesa-gesa. Dengan skrining antigen masif secara gratis ini harapannya siapa yang sakit segera ditemukan untuk diberikan penanganan sebelum terlambat, sehingga tidak menularkan ke yang lain dan tingkat kesembuhan tinggi," katanya.

Maidi menambahkan Pemkot Madiun menyediakan 30.000 ribu alat tes cepat antigen secara gratis guna memasifkan pelacakan sebagai upaya penanganan covid-19 yang lebih maksimal di wilayahnya.

(MEL)

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

 

 

Komentar

LOADING
Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

  1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
  2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
  3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
  4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

Anda Selesai.

Powered by Medcom.id