Begini Kronologis Persekusi Anak di Malang, Dianiaya dan Dicabuli oleh Pasutri

    Daviq Umar Al Faruq - 23 November 2021 15:47 WIB
    Begini Kronologis Persekusi Anak di Malang, Dianiaya dan Dicabuli oleh Pasutri
    Konferensi pers di Mapolresta Malang Kota, Selasa 23 November 2021.



    Malang: Bocah berusia 13 tahun mengalami tindak pencabulan dan persekusi di Kota Malang, Jawa Timur. Insiden ini sebelumnya terekam dalam sebuah video dan viral di media sosial.

    Kapolresta Malang Kota, AKBP Budi Hermanto, mengatakan, kasus ini tengah diselidiki oleh Unit PPA Satreskrim Polresta Malang Kota. Ada 2 kasus yang tengah diselidiki.

     



    "Pertama, dugaan pencabulan terhadap korban yang sama. Kedua, pengeroyokan ataupun merampas kemerdekaan orang yang kita ketahui bahwa video itu viral," katanya saat konferensi pers di Mapolresta Malang Kota, Selasa 23 November 2021.

    Buher, sapaan akrabnya, menjelaskan, kejadian ini berawal pada Kamis, 18 November 2021 lalu. Saat itu, korban dibawa oleh salah seorang pelaku ke suatu tempat dan disetubuhi.

    "Setelah itu istri dari si pelaku itu mengetahui kejadian tersebut, lalu membawa beberapa temannya untuk melakukan, menginterogasi, menanyakan sampai dengan melakukan tindakan kekerasan terhadap si korban," bebernya.

    Keesokan harinya, Jumat 19 November 2021, kejadian itu dilaporkan ke Polresta Malang Kota. Setelah mendapat laporan, polisi pun langsung mendalami kejadian tersebut.

    "Kami setelah menerima laporan polisi melihat bahwa situasi dan kondisi psikis korban ini masih sangat terpukul, sehingga kita masih mencoba mendalami dari alat-alat bukti lain," ujarnya.

    Baca: 10 Terduga Pelaku Perundungan Anak di Malang Ditangkap

    Selama melakukan penyelidikan, polisi menemukan video persekusi dan penganiayaan terhadap seorang pelajar perempuan. Setelah ditelusuri, korban persekusi video tersebut ternyata merupakan korban yang melapor kepada polisi sebelumnya.

    "Sehingga tim yang dipimpin oleh Kasatreskrim melakukan pemeriksaan terhadap saksi-saksi, alat bukti sehingga kita kemarin mengamankan 10 orang yang diduga yang melakukan tindakan kekerasan ataupun dan persetubuhan," ungkapnya.

    Terduga pelaku yang ditangkap tersebut berdasarkan pengamatan dari video yang viral. Selain menangkap beberapa orang, polisi juga menyita sejumlah barang bukti hingga melakukan visum terhadap korban. 

    "Dalam perkara ini kami mengamankan pakaian yang digunakan oleh para pelaku sesuai dengan video yang viral, termasuk handphone yang diambil, dirampas, dan dijual (milik korban), termasuk kami mengamankan 1 HP yang digunakan untuk merekam (video)," jelasnya.

    Sebelumnya diberitakan, sebuah video yang memperlihatkan adegan penganiayaan terhadap seorang bocah perempuan viral di media sosial. Adegan dalam video berdurasi 2 menit 29 detik tersebut diketahui terjadi di Kota Malang, Jawa Timur.

    Dalam video tersebut terlihat seorang bocah perempuan mengenakan seragam sekolah tengah dianiaya oleh teman-temannya. Sosok yang menjadi korban penganiayaan tersebut diketahui merupakan bocah yang masih berusia 13 tahun.

    (WHS)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id