NasDem-PKS Buka Peluang Koalisi Pilkada Kota Yogyakarta 2024

    Media Indonesia.com - 12 Juni 2021 11:36 WIB
    NasDem-PKS Buka Peluang Koalisi Pilkada Kota Yogyakarta 2024
    Partai NasDem Kota Yogyakarta dan Partai Keadilan Sejahtera (PKS) mengadakan silaturahmi politik, Jumat, 11 Juni 2021. MI/Ardi



    Yogyakarta: Partai NasDem Kota Yogyakarta dan Partai Keadilan Sejahtera (PKS) mengadakan silaturahmi politik di Kantor NasDem, Baciro, Gondokusuman, Kota Yogyakarta, Jumat malam, 11 Juni 2021. Pertemuan itu membahas peluang koalisi NasDem-PKS dalam Pilkada Kota Yogyakarta 2024.

    Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Nasdem Kota Yogyakarta, Sigit Wicaksono, mengatakan masa jabatan Wali Kota Yogyakarta saat ini akan berakhir pada Mei 2022. Saat ini komunikasi politik mulai dijajaki untuk membangun poros koalisi. 

     



    "Yang pertama, silaturahmi politik membuka peluang koalisi. Yang kedua, kami ingin dua kekuatan politik ini membentuk poros baru menatap Pilkada Kota Yogyakarta,'' kata Sigit lewat siaran pers. 

    Menurut dia, peluang koalisi NasDem-PKS tidak sekedar menatap Pilkada dari aspek kontestasi politik. Anggota DPRD Kota Yogyakarta itu akan menyusun berbagai kajian strategis untuk pembangunan kota yang dinilai perlu banyak penyesuaian di masa pandemi covid-19.

    ''Kami ingin arah pembangunannya langsung terasa di masyarakat. Nanti (kajian) melibatkan banyak pakar. Jadi, ada gagasan yang kami usung, bukan sekedar kontestasi menang-kalah,'' tegasnya. 

    Sementara itu, Ketua Badan Pemenangan Pemilu NasDem Kota Yogyakarta, Dwi Candra Putra turut mengamini pendekatan pembangunan yang diusungnya bersama PKS. Ia menyatakan NasDem membangun sinergi dengan PKS berbasis ekonomi-pembangunan. 

    "Saat ini kami fokus mengawal Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) menjelang masa akhir pemkot. Jadi, semua tertata agar ikhtiar kami dirasakan masyarakat," ujar Ketua Komisi A DPRD Kota Yogyakarta itu.

    Baca: NasDem: Konvensi Capres Bakal Jaring Figur Terbaik Bangsa

    Ketua DPD PKS Kota Yogyakarta, Nasrul Khoiri, menjelaskan pertemuan tersebut merupakan sarana memadukan kekuatan gagasan kedua partai. Legislator di DPRD Kota Yogyakarta itu ingin peluang koalisinya bersama NasDem menghasilkan keberpihakan pada masyarakat. 

    "Frekuensi ini harus disatukan karena kami sama-sama berjuang di jalur politik-keberpihakan. Kami berharap pertemuan ini menjadi awal yang baik untuk masyarakat Jogja,'' ujar Nsrul. 

    Untuk maju dalam Pilkada Kota Yogyakarta, partai politik harus bermodal minimal sembilan kursi DPRD. Saat ini fraksi NasDem memiliki empat kursi dan Fraksi  PKS memiliki lima kursi. Bila koalisi ini resmi terjalin, NasDem-PKS dapat mengusung pasangan calon Wali Kota Yogyakarta.

    (SYN)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id