comscore

Populer Daerah: Truk BBM Terbakar Hingga Dugaan Bom di Lapas Tangerang

Medcom - 30 Juni 2022 07:38 WIB
Populer Daerah: Truk BBM Terbakar Hingga Dugaan Bom di Lapas Tangerang
Tangkapan layar video mobil penganggkut bahan bakar minyak (BBM) menambrak tiga rumah hingga terbakar di Jalan Lintas Tengah Sekayu-Lubuk Linggau, Kabupaten Musi Banyuasin, Sumatera Selatan, Rabu (29-6-2022). ANTARA/HO
Musi Banyuasin: Sebuah mobil bak terbuka pengangkut bahan bakar minyak (BBM) jenis solar menabrak tiga rumah di Jalan Lintas Tengah Sekayu-Lubuk Linggau, Kabupaten Musi Banyuasin, Sumatra Selatan, Rabu, 29 Juni 2022, sekitar pukul 12.30 WIB.
 
Kepala Satuan Polisi Lalu Lintas Polres Musi Banyuasin AKP Sandi Putra menyebut kecelakaan itu menyebabkan mobil dan rumah mengalami kebakaran.
 
"Mobil bak terbuka itu bermerek Daihatsu Gran Max dan tiga rumah warga hangus terbakar," kata Kasatlantas AKP Sandi Putra, di Palembang.

Personel Satlantas dan Satreskrim Polres Musi Banyuasin saat ini masih melakukan olah tempat kejadian perkara untuk menyelidiki penyebab kecelakaan tersebut.
 
Baca:  Truk Pengangkut Buah Terbakar di Tol Cipali
 
Berdasarkan keterangan yang mereka himpun disebutkan bahwa mobil tersebut diduga hilang kendali hingga menabrak rumah warga, kemudian percikan apinya memicu kebakaran.
 
Dua rumah warga tersebut berada di sisi kanan jalan dan satu di kiri jalan dari arah Lubuk Linggau mengarah Kota Palembang.
 
"Belum bisa kami sampaikan sebab kami masih di lokasi saat ini. Mobil itu hangus terbakar hingga nomor polisinya tidak terlihat. Sementara itu, sopir mobil tersebut melarikan diri," terang Sandi.
 
Meski demikian, lanjut dia, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Api kebakaran sudah berhasil dipadamkan setelah kerahkan 5 unit mobil pemadam setempat.
Berita terkait truk pengangkut BBM yang terbakar menjadi berita paling banyak dibaca di kanal Daerah Medcom.id. Berita lain yang juga banyak menarik pembaca terkait perekaman kartu tanda penduduk (KTP) di Mataram, Nusa Tenggara Barat (NTB).

Pemerintah Kota Mataram akan melakukan uji coba penggunaan KTP digital sebagai salah satu upaya memudahkan masyarakat untuk memanfaatkan dalam berbagai keperluan.
 
"Setelah pemerintah pusat uji coba di 61 daerah, Insyaallah kita di Mataram sudah siap. Bahkan saya sudah mulai mencoba menggunakan KTP digital," kata Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dukcapil) Kota Mataram, Amran M Amin di Mataram, Rabu, 29 Juni 2022.
 
Menurutnya, salah satu syarat masyarakat dapat menggunakan KTP digital memiliki ponsel pintar untuk memindahkan data identitas warga. KTP digital, papar dia, memudahkan masyarakat yang akan berurusan dengan perbankan, BPJS, transportasi, dan kepentingan lainnya tinggal melakukan pemindaian barcode yang ada.

"Tidak perlu lagi mengeluarkan atau menggandakan KTP elektronik. Jadi lebih mudah," ucap dia.
 
Terkait dengan itu, lanjut Amran, untuk tahap pertama uji coba penerapan KTP digital akan dilakukan pada internal kalangan Dinas Dukcapil Mataram. Jika semua pejabat dan pegawai Dukcapil sudah menerapkan, maka akan diterapkan ke pejabat teras se-Kota Mataram.
 
Baca: Nama Jalan Diubah, Dukcapil DKI 'Jemput Bola' Data Warga

"Selanjutnya, kita akan sosialisasikan kepada masyarakat secara masif agar masyarakat yang sudah memiliki ponsel pintar bisa menggunakan KTP digital," katanya.
 
Amran menargetkan sekitar Agustus 2022 KTP digital sudah diterapkan secara masif di Kota Mataram, khususnya bagi warga yang memiliki ponsel pintar.
 
"Untuk masyarakat yang belum memiliki telepon pintar masih dibolehkan menggunakan KTP elektronik," ujarnya.
 
Data Dukcapil Kota Mataram mencatat target wajib KTP di kota ini sebanyak 315.118 orang, namun realisasi sampai saat ini baru mencapai 310.538 orang atau 98,55 persen.
 
Sementara itu menyangkut  tentang keamanan KTP digital, menurutnya, saat ini sistem keamanan kependudukan sudah terpusat berada di Kementerian Dalam Negeri dan tidak lagi di daerah.
 
Berita lain yang juga banyak dibaca terkait adanya sandal yang diduga bom di Lapas Perempuan Tangerang.

Sebuah benda mencurigakan diduga mirip sebuah bom ditemukan di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Perempuan Kelas II A Tangerang. Benda tersebut ditemukan di dalam sendal yang dibawa pengunjung.
 
Kepala Bagian Humas Ditjenpas Kemenkumham, Rika Aprianti, mengatakan penemuan itu terjadi saat jam kunjungan.
 
"Saat ini sedang dilakukan pendalaman oleh Polres Metro Tangerang. Pada kesempatan pertama Kalapas kelas IIA Tangerang sudah langsung berkoordinasi dengan kepolisian," kata Rika saat dikonfirmasi, Rabu, 29 Juni 2022.
 
Baca: Senjata Api dan Benda Diduga Bom Gemparkan Warga Kota Bandung

Dalam pemantauan di lokasi, polisi tengah menyelidiki benda yang mencurigakan tersebut. Puluhan polisi mulai dari anggota Brimob hingga penjinak bom telah dikerahkan ke dalam lapas tersebut.

(NUR)

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

 

 

 

Komentar

LOADING
Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

  1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
  2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
  3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
  4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

Anda Selesai.

Powered by Medcom.id