comscore

G20 Diharapkan Perkuat Pendidikan

Ahmad Mustaqim - 17 Maret 2022 15:17 WIB
G20 Diharapkan Perkuat Pendidikan
Salah satu sesi foto dalam forum G20 di Yogyakarta. Foto: Istimewa
Yogyakarta: Pertemuan G20 dimulai di Yogyakarta, sejak 16 Maret 2022. Salah satu yang telah berjalan, yakni forum Education Working Group Meeting yang dikomandoi Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi.

Wakil Gubernur DIY, Kanjeng Gusti Pangeran Adi Arya Paku Alam X, mengatakan Yogyakarta tidak hanya dikenal sebagai Kota Pendidikan, namun juga sebagai pusat budaya Jawa. Ia menyatakan Yogyakarta mendapat julukan The Heart of Java.
"Perlu saya sampaikan, pendidikan dan budaya di DIY telah menjadi dwitunggal fondasi kehidupan sejak berabad silam," kata Paku Alam X dalam keterangan tertulis, Kamis, 17 Maret 2022.

Ia menjelaskan Yogyakarta lahir dari nilai keberagaman dan embrio toleransi. Ia mencontohkan salah satunya, yakni keberadaan Candi Prambanan yang menjadi saksi indahnya rajutan toleransi antar agama pada peradaban masa lampau.

Beranjak ke periode yang lebih kontemporer, kata dia, wilayah Kotabaru di Kota Yogyakarta menjadi simpul toleransi antara umat Islam dan Katolik. Di lokasi tersebut terdapat Masjid Syuhada terletak segaris dengan Gereja Katolik Santo Antonius Padua.

"Kedua entitas agama tersebut dapat hidup secara damai, mewarnai dan memperkuat budaya toleransi Yogyakarta masa kini," ucapnya.

Baca: Y20 Gelar Pra-KTT Bahas Ketenagakerjaan Pemuda

Dalam forum internasional itu, Paku Alam X berharap munculnya pemikiran maupun ide cemerlang untuk memajukan pendidikan global. Ia meyakini pendidikan tetap menjadi kunci kemajuan dunia.

"Kita harus sepakat dari awal, bahwa pendidikan adalah kunci menuju dunia yang lebih toleran dan sejahtera. Visi ini selaras dengan apa yang pernah disampaikan Hellen Keller, the highest result of education is tolerance," ucapnya.

Direktur Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan selaku Chair of G20 Education Working Group Iwan Syahrir berterima kasih kepada jajaran pemerintah di DIY yang mendukung kegiatan G20. Ia menyatakan pemerintah berkomitmen menciptakan masa depan yang lebih tangguh, berkelanjutan melalui pendidikan yang lebih andal di masa yang penuh tantangan ini.

Iwan menambahkan pandemi covid-19 memunculkan tantangan yang justru menciptakan kepemimpinan global kolektif yang lebih kuat dari sebelumnya.

"Forum G20 diharapkan hadir untuk memimpin dunia, menavigasi tantangan pandemi untuk saling bergotong-royong, dan menjadi lebih kuat dari sebelumnya," jelas Iwan.

(NUR)

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

 

 

 

Komentar

LOADING
Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

  1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
  2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
  3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
  4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

Anda Selesai.

Powered by Medcom.id