KLHK Setop Tambang Ilegal di Bukit Soeharto

    Antara - 29 Juni 2020 06:00 WIB
    KLHK Setop Tambang Ilegal di Bukit Soeharto
    Ilustrasi penangkapan. Medcom.id/M Rizal
    Balikpapan: Tim Brigade Enggang Seksi Wilayah II Samarinda Balai Penegakkan Hukum (Gakkum) Wilayah Kalimantan Kementerian Lingkungan Hidup (KLHK) menghentikan penambangan batu bara tanpa izin di kawasan Taman Hutan Raya (Tahura) Bukit Soeharto, Samboja, Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur. Sejumlah penambang liar bersama barang bukti diamankan.

    "Kami mengamankan 2 unit ekskavator bersama 3 orang operatornya, 1 orang penjaga malam, dan 1 orang penanggung jawab kegiatan lapangan," kata Kepala Seksi Gakkum Wilayah II Samarinda Annur Rahim, seperti yang dilansir Antara, Minggu, 28 Juni 2020.

    Keberadaan tambang ilegal di daerah lingkar ibu kota baru negara tersebut dideteksi tim gakkum dari laporan masyarakat. Tim gabungan dari Brigade Enggang Balai Gakkum Wilayah Kalimantan dan Polhut Dinas Kehutanan Provinsi Kalimantan Timur langsung menuju tempat kejadian perkara (TKP).

    "Kami amankan sekitar pukul 21.45 WITA," kata Annur.

    Semua aktivitas penambangan dihentikan. Tim mengamankan para pelaku dan barang bukti dan menyerahkannya kepada penyidik di Kantor Balai Gakkum Wilayah Kalimantan untuk proses lebih lanjut.

    Menurut Annur, penyidik masih mengembangkan kasus ini untuk mengungkap keterlibatan pihak-pihak lain dalam aktivitas tersebut.

    "Batu bara itu sebagai barang bukti," ujar Annur.

    Penyidik segera menetapkan ZK, 52, penanggung jawab tambang, sebagai tersangka. ZK dititipkan di Ruang Tahanan Polresta Samarinda.

    Semua barang bukti yang disita dibawa ke Kantor Balai Gakkum Wilayah Kalimantan di Samarinda.

    Penyidik menjerat tersangka dengan Pasal 17 ayat 1 huruf a dan/atau Pasal 17 ayat 1 huruf b juncto Pasal 89 ayat 1 huruf a dan/atau huruf b Undang-Undang Nomor 18 Tahun 2013 tentang Pencegahan dan Pemberantasan Perusakan Hutan. Ancaman hukuman maksimal pidana penjara 15 tahun dan denda paling banyak Rp10 miliar.



    (SUR)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id