Pemkot Tangerang Evaluasi Pemulihan Ekonomi saat Pandemi

    Hendrik Simorangkir - 30 Juni 2020 17:00 WIB
    Pemkot Tangerang Evaluasi Pemulihan Ekonomi saat Pandemi
    Wali Kota Tangerang, Arief R Wismansyah. Medcom.id/ Hendrik Simorangkir
    Tangerang: Pemerintah Kota Tangerang melakukan evaluasi strategi pemulihan ekonomi masyarakat di tengah pandemi covid-19. Wali Kota Tangerang, Arief R Wismansyah meminta tugas pokok dan fungsi organisasi perangkat daerah (OPD) dapat menyesuaikan dengan keadaan selama pandemi covid-19.

    "Program-program apa saja yang dapat dilakukan oleh Pemkot Tangerang melalui seluruh OPD untuk pemulihan ekonomi masyarakat," kata Arief di Tangerang, Selasa, 30 Juni 2020.

    Baca: 2.314 Pasien Covid-19 di Surabaya Sembuh

    Arief menuturkan dengan kondisi ditetapkannya perpanjangan PSBB, membuat masyarakat harus semakin meningkatkan kedisiplinan dalam menghadapi pandemi covid-19. Dia mengklaim angka positif covid-19 sudah mengalami penurunan yang signifikan di wilayahnya.

    "Tapi kita harus tetap waspada dan tidak menurunkan kedisipilinan menerapkan protokol kesehatan. Jangan sampai kita lalai karena merasa angka positif covid-19 sudah turun," jelasnya.

    Arief menambahkan sejumlah daftar rencana prioritas kegiatan yang akan dilakukan oleh Pemkot Tangerang di tengah kondisi covid-19 sedang disusun. "Salah satunya melalui kelonggaran di bidang kuliner dan jasa sesuai dengan ketetapan dan pelaksanaan protokol kesehatan," ungkapnya.

    Sementara PT Railink selaku operator kereta Bandara Soekarno-Hatta bakal beroperasi kembali pada 1 Juli 2020, sejak berhenti operasi pada pertengahan Mei 2020. Seluruh karyawan yang melayani penumpang KA Bandara tersebut dilakukan rapid test covid-19.

    "Hari ini kami melaksanakan rapid test bagi seluruh petugas dan karyawan PT Railink dengan tujuan memastikan bahwa semua petugas kami dalam kondisi sehat dan siap melayani penumpang KA Bandara mulai 1 Juli," ujar Pelaksana tugas (Plt) Direktur Utama PT Railink, Mukti Jauhari.

    Mukti menjelaskan pihaknya telah memberlakukan pengawasan ketat terhadap penumpang kereta yang akan menggunakan layanan tersebut sesuai dengan protokoler kesehatan yang ditetapkan pemerintah. Pelayanan itu berupa pemeriksaan suhu badan penumpang dan melakukan pshycal distancing selama di stasiun dan juga dalam perjalanan di kereta Railink.

    "Untuk menjaga kondisi penumpang tetap bersih, kami juga menyediakan wastafel dan sabun cuci tangan di masing-masing stasiun maupun di dalam kereta api Bandara. Pemasangan tanda atau marka pada fasilitas kereta Bandara untuk mendukung penerapan jaga jarak antar penumpang," ujarnya.



    (DEN)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id