Pemprov Jatim Gelontorkan Rp58 Miliar untuk PSBB Malang Raya

    Daviq Umar Al Faruq - 17 Mei 2020 12:49 WIB
    Pemprov Jatim Gelontorkan Rp58 Miliar untuk PSBB Malang Raya
    Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa di Kota Malang, Jawa Timur/istimewa.
    Malang: Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Timur menggelontorkan dana bantuan sebesar Rp58,9 miliar untuk pelaksanaan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di wilayah Malang Raya. PSBB Malang Raya mencakup  Kota Malang, Kabupaten Malang dan Kota Batu.

    Total bantuan terdiri dari alat pelindung diri (APD) sebesar Rp7,49 miliar, sembako Rp569,6 juta, dapur umum Rp636,8 juta, bantuan Jaring Pengaman Sosial Rp42 miliar, dan suplemen Bantuan Pangan Nontunai (BPNT) Rp8,26 miliar.

    "Total sampai malam ini Rp58,9 miliar. Proses ini akan berjalan dinamis, karena bantuan untuk alat kesehatan di rumah sakit rujukan tetap berjalan, dapur umum juga berjalan," kata Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansadi Kota Malang, Jawa Timur, Sabtu 16 Mei 2020.

    Khofifah menambahkan, khusus untuk bantuan Jaring Pengaman Sosial (JPS) sebesar Rp42 miliar dibagi ke tiga wilayah Malang Raya. Yakni Kabupaten Malang sebesar Rp30 miliar, Kota Malang Rp9 miliar, dan Kota Batu Rp3 miliar.

    "Yang sudah fix itu terkait bansos JPS untuk Kabupaten Malang, Kota Malang, dan Kota Batu," bebernya.

    Bantuan JPS tersebut disalurkan untuk 50 ribu Keluarga Penerima Manfaat (KPM) di Kabupaten Malang, 15 ribu KPM di Kota Malang, dan 5.000 KPM di Kota Batu. Pengajuan terhadap KPM tersebut, masing-masing dilakukan oleh pemerintah daerah pada tiap-tiap wilayah.

    "Jadi seluruh bansos untuk masyarakat terdampak ini, semuanya melalui pemkot pemkab. Kalau ada masyarakat yang belum tersisir, maka pemkab dan pemkot bisa menggunakan anggaran pemprov," jelasnya.

    Khofifah menambahkan, jika masih ada keluarga terdampak pandemi covid-19 yang belum mendapatkan bantuan, maka akan disalurkan bantuan dari anggaran pemerintah kota atau kabupaten. "Kalau support bansos pemprov ada yang belum tersisir, baru menggunakan anggaran pemkot," tutup Khofifah.

    Kebijakan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di Malang Raya, dimulai pada Minggu, 17 Mei hingga Sabtu 30 Mei 2020 mendatang. Kebijakan PSBB ini berlaku serentak di tiga daerah Malang Raya, yakni Kota Malang, Kabupaten Malang dan Kota Batu. 

    "Minggu efektif PSBB dimulai di Malang Raya. Tiga hari pertama, Minggu, Senin, Selasa merupakan masa himbauan dan teguran. Tetapi, Rabu dan seterusnya hingga hari ke-14, teguran dan penindakan," kata Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa di Gedung Bakorwil III Malang, Jawa Timur, Rabu 13 Mei 2020.



    (WHS)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id