Petani Cabai DIY Petik Untung dari Kenaikan Harga

    Patricia Vicka - 06 Agustus 2019 12:05 WIB
    Petani Cabai DIY Petik Untung dari Kenaikan Harga
    Petani cabai di Kulon Progo, DIY. (Medcom.id/Patricia Vicka)
    Kulonprogo: Harga cabai rawit di Daerah Istimewa Yogyakarta mencapai Rp70 ribu per kilogram. Kondisi ini membuat petani cabai panen rezeki.

    Petani Dusun Cangaan, Bumirejo, Lendah, Kulon Progo, Heri Safarizi, menjelaskan mahalnya harga cabai di pasar membuat harga cabai di petani ikut terkerek. Otomatis keuntungan yang diperoleh petani meningkat.

    "Sekarang harga jual cabai rawit merah bisa sampai Rp57ribu per kilogram," kata Heri di Yogyakarta, Selasa, 06 Agustus 2019.

    Harga cabai mulai merangkak naik sejak tiga bulan lalu. Awalnya harga jual cabai di petani Rp10 ribu per kilogram. Kemudian memasuki musim kemarau, mencapai Rp40 ribu per kilogram. 

    Ia bersyukur dengan kenaikan harga karena sangat menyejahterakan petani. Heri menjelaskan meroketnya harga karena berkurangnya pasokan cabai saat kemarau. 

    Dia menerangkan banyak cabai yang gagal panen. Selain itu sebagian petani juga menunda menana, cabai selama kemarau. 

    "Jadi barang dipasaran masih sedikit. Tapi banyak yang mau," jelasnya.

    Heri menuturkan di lahan cabai miliknya seluas 1.000 meter per segi mampu menghasilkan 20 kilogram cabai sekali panen. Dia menanam cabai rawit yang bisa dipanen setiap hari selama dua tahun.

    "Untuk sekali panen bisa mendapat Rp1 juta," ungkapnya.



    (LDS)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id