Vaksinasi Tokoh Agama di Sleman Dijadwal Awal Ramadan

    Ahmad Mustaqim - 06 April 2021 18:56 WIB
    Vaksinasi Tokoh Agama di Sleman Dijadwal Awal Ramadan
    ilustrasi Medcom.id



    Sleman: Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sleman, Joko Hastaryo, mengatakan ribuan tokoh agama direncanakan menjalani vaksinasi. Ia mengatakan, vaksinasi itu melingkupi tokoh lintas agama.

    "Jumlah tokoh agama ada sekitar 1.200. Semua agama," kata Joko di Sleman, Selasa, 6 April 2021.






    Joko menjelaskan, vaksinasi untuk tokoh agama direncanakan awal April, namun terkendala ketersediaan vaksin. Pihaknya menyatakan vaksinasi dilakukan dua pekan ke depan.

    "(Vaksinasi untuk tokoh agama) kami usahakan awal Ramadan bisa," ujar Joko.

    Baca: Berkat Vaksinasi dan PPKM Mikro, Ekonomi RI Kini Mulai Bangkit

    Secara teknis, vaksinasi tetap dikonsep secara massal. Ia mengatakan, kriteria vaksinasi untuk tokoh agama dan lansia tetap dibedakan.

    "Ketika dia (lansia) itu (masuk kategori) tokoh agama tapi usianya masuk kategori lansia, dia ikut (vaksinasi untuk) lansia," katanya.

    Ia memperkirakan, vaksinasi akan dilakukan pada Ramadan. Ia menerangkan, vaksinasi sudah tidak masalah dilakukan saat puasa.

    Baca: Guru Sudah Divaksin Tapi Belum PTM, Nadiem: Itu Melanggar Aturan

    "Kan puasa juga menahan lapar, itu saja. Jadi kalau menurut kami, pelaksanaan vaksinasi saat puasa tetap terlaksana," ujar Joko menanggapi soal dampak vaksinasi yang sebagian menimbulkan rasa lapar.

    Pihaknya masih mempertimbangkan vaksinasi dilakukan malam hati. Ia menerangkan, vaksinasi malam hari akan melihat kemampuan sumber daya manusia (SDM) bidang kesehatan.

    "Masih kami kaji tapi kurang mampu laksana. Mungkin ada faskes (fasilitas kesehatan) bisa layani (vaksinasi) sore atau malam, karena SDM kesehatan kerjanya pagi hari, kalau rumah sakit memang ada shift," kata dia.

    Vaksin untuk Indonesia

    Dalam upaya mendukung vaksinasi di Tanah Air, Media Group bersama Slank menggelorakan kampanye sosial bertajuk "Vaksin untuk Indonesia". Kampanye ini adalah upaya untuk bersama-sama bangkit dari pandemi dan memupuk optimisme menuju normal baru dengan terus menjaga kesehatan fisik dan mental. Vaksin dalam tajuk ini bukan saja berarti "obat" atau "anti-virus", tetapi juga upaya untuk menguatkan kembali mental dan spirit kita di tengah kesulitan akibat pandemi.
     
    "Slank dan Media Group bikin gerakan yang bertema 'Vaksin untuk Indonesia'. Berharap lewat musik dan dialog, acara ini bisa menyemangati dampak pandemi yang mengenai kehidupan kita, supaya tetap semangat. Kita hibur supaya senang, supaya imun kita naik juga. Mengajak masyarakat untuk jangan takut untuk divaksin. Ini salah satu solusi untuk lepas dari pandemi," terang drummer Slank, Bimo Setiawan Almachzumi alias Bimbim.
     
    Program "Vaksin untuk Indonesia" tayang di Metro TV setiap hari Jumat, pukul 20:05 WIB. Dalam tayangan ini, Slank bukan saja menyuguhkan musik semata, tetapi juga menampilkan perjalanan ke sejumlah tempat dan berinteraksi dengan masyarakat dari berbagai latar belakang sosial.

     

    (LDS)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id