Mensos Pastikan Korban Bencana Gempa di Malang Dapat Santunan

    Daviq Umar Al Faruq - 11 April 2021 19:29 WIB
    Mensos Pastikan Korban Bencana Gempa di Malang Dapat Santunan
    Menteri Sosial (Mensos), Tri Rismaharini, saat berkunjung ke MAN 2 Turen, Kabupaten Malang, Jawa Timur, Minggu 11 April 2021. Medcom.id/Daviq Umar Al Faruq



    Malang: Kementerian Sosial (Kemensos) memberikan bantuan logistik kepada warga terdampak gempa di Kabupaten Malang dan Kabupaten Lumajang, Jawa Timur. Kemensos juga telah memberikan santunan kepada keluarga korban meninggal, yaitu lima dari Lumajang dan tiga dari Malang.

    "Untuk makanan kita sudah drop tadi dua truk di Kabupaten Malang dan satu truk di Lumajang. Sudah kita berikan santunan, untuk Lumajang mungkin besok diberikan oleh Tagana," kata Menteri Sosial (Mensos), Tri Rismaharini, saat berkunjung ke MAN 2 Turen, Kabupaten Malang, Jawa Timur, Minggu 11 April 2021.






    Baca: Malang Dilanda Sembilang Guncangan Susulan

    Risma mengaku pihaknya juga telah menyiapkan lokasi pengungsian di Malang dan Lumajang untuk mengantisipasi gempa susulan. Mantan Wali Kota Surabaya ini mengaku, sebelumnya ada 13 lokasi yang bakal dijadikan tempat pengungsian. Namun setelah melihat kondisi, diputuskan dua lokasi yang menjadi tempat pengungsian.

    "Karena itu sebaiknya warga yang kondisi rumahnya mengkhawatirkan itu diungsikan dulu. Alhamdulillah warga yang rumahnya rusak berat di Kabupaten Malang mereka mau mengungsi. Sudah dipilih tempatnya di lapangan sepakbola, nanti akan didirikan tenda dan dapur umum," jelasnya.

    Risma juga meminta agar rumah yang rusak akibat gempa di Kabupaten Malang untuk direlokasi. Sebab mayoritas rumah tersebut berada di lokasi yang rawan bencana.

    Risma menyebut rumah terdampak gempa dalam kategori rusak berat banyak ditemukan di Kabupaten Lumajang, jumlahnya hingga ratusan rumah. Sedangkan di Kabupaten Malang, hanya berjumlah puluhan rumah.

    "Kalau lokasinya tidak memungkinkan, lokasinya di lereng dan sangat mengkhawatirkan bisa dicari lokasi yang aman untuk kita bisa relokasi. Kalau di tempat semula dikhawatirkan terjadi sesuatu berbahaya lagi," ungkapnya.

    Sementara Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK), Muhadjir Effendy, menambahkan beberapa rumah di Kabupaten Malang rusak lantaran berada di area lempengan atau irisan gempa. Sehingga tidak seluruh kawasan di Malang terdampak parah.

    "Walau rusak ringan tapi lahannya rawan longsor dan termasuk bagian lempengan atau irisan gempa maka itu harus dipindah. Makanya di tempat tertentu kena di tempat lain nggak kena itu kayak ada irisannya gitu," kata Muhadjir.

    Muhadjir, menjelaskan, saat ini pemerintah tengah fokus pada tahapan tanggap darurat bencana. Selanjutnya baru tahap rehabilitasi dan rekonstruksi.

    "Penanganan infrastruktur termasuk rumah itu nanti dilakukan saat tahap rehab dan rekon. Sekarang tanggap bencana, yang penting menyelamatkan mereka yang menjadi korban dan menjamin hidupnya sesuai standar minimum agar terpenuhi. Setelah itu kita berpikir ke infrastruktur," ujarnya.


     

    (DEN)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id