Kabupaten Sikka Berlakukan PSBB

    Media Indonesia.com - 01 Oktober 2020 13:24 WIB
    Kabupaten Sikka Berlakukan PSBB
    Ilustrasi sidang yustisi terhadap pelanggar protokol kesehatan covid-19 di DKI Jakarta. (Foto: ANTARA/Nova Wahyudi)
    Sikka: Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) menjadi pilihan Kabupaten Sikka, Nusa Tenggara Timur. Kebijakan itu ditempuh setelah 25 warga terjangkit covid-19. 

    Kasus di salah satu kabupaten di Pulau Flores itu bermula dari klaster anggota TNI Angkatan Darat. Jumlah prajurit yang terinfeksi mencapai 23 orang.

    Dari pelacakan yang dilakukan, dua warga yang pernah berinteraksi dengan mereka, juga positif tertular. Saat ini, para tentara menjadi karantina di Gedung Sikka Convention Center.

    Baca juga: Jumlah Santri Positif Covid-19 di Banyumas Capai 328 Orang

    "Dalam pelacakan, kami memeriksa 11 warga yang berinteraksi langsung dengan ke-23 anggota TNI-AD. Hasilnya, dua warga positif covid-19. Transmisi lokal sudah terjadi," ujar Bupati Sikka Fransiskus, Roberto Diogo, Kamis, 1 Oktober 2020.

    Fransiskus mengatakan penerapan PSBB guna mempercepat penanganan pandemi dan memutus mata rantai penularan. PSBB, akan diberlakukan selama 14 hari. Warga pun diminta bekerja dari rumah.
     

    Halaman Selanjutnya
    "Hanya jika ada keperluan yang…
    • Halaman :
    • 1
    • 2
    Read All


    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id