Kerugian Bencana Banjir di Kabupaten Madiun Masih Didata

    Antara - 18 April 2021 17:26 WIB
    Kerugian Bencana Banjir di Kabupaten Madiun Masih Didata
    Sejumlah warga melihat tanggul Dam Kedung Banteng yang jebol di Pilangkenceng, Kabupaten Madiun, Jawa Timur, Jumat, 16 April 2021. Antara Jatim/ Siswowidodo



    Madiun: Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Madiun, Jawa Timur masih mendata jumlah kerugian akibat bencana banjir yang melanda sejumlah wilayah. Banjir tersebut melanda pada Kamis, 15 April 2021.

    "Saat ini tim jitupasna atau pengkajian kebutuhan pascabencana masih mendata untuk menghitung kerugian," kata Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Madiun, Muhamad Zahrowi, di Madiun, Minggu, 18 April 2021.






    Baca: Istri Ridwan Kamil Positif Covid-19

    Dia menjelaskan untuk mendata kerugian tersebut, pihaknya tidak bekerja sendirian. BPBD menggandeng dinas-dinas terkait, di antaranya Dinas Pertanian guna mendata kerugian akibat lahan sawah petani yang terendam banjir.

    Selain itu juga melibatkan Dinas Sosial setempat guna mendata jumlah korban atau kepala keluarga (KK) yang terendam banjir dan penyaluran bantuan dan Dinas PUPR untuk mendata sejumlah infrastruktur yang rusak sakit banjir, seperti jembatan hingga tanggul atau dam.

    BPBD Kabupaten Madiun mencatat banjir kali ini melanda sejumlah desa di empat kecamatan, yakni Kecamatan Saradan, Mejayan, Pilangkenceng, dan Balerejo.

    "Selain banjir, sejumlah wilayah di Kabupaten Madiun juga dilanda longsor, yakni di Kecamatan Wonoasri, Wungu, dan Dagangan," jelasnya.

    Meski banjir telah surut, pihak BPBD setempat terus mengimbau warga di daerah rawan banjir dan bencana longsor untuk tetap waspada jika sewaktu-waktu curah hujan tinggi.

     

    (DEN)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id