Jalur KA Padang-Padang Panjang Diminta Diaktifkan

    Media Indonesia.com - 12 November 2020 07:48 WIB
    Jalur KA Padang-Padang Panjang Diminta Diaktifkan
    Ilustrasi. (Foto: Dok/PT KAI)
    Padang: Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatra Barat berharap Kementerian Perhubungan kembali mengaktifkan jalur Kereta Api (KA) Padang-Padang Panjang di Lembah Anai untuk mengurangi kemacetan di jalan raya.

    "Jalur KA dari Kayu Tanam hingga Padang Panjang selama ini menjadi kendala dalam proses reaktivasi karena tingkat kemiringannya yang curam. Tapi kalau jalur ini tembus, akan sangat besar manfaatnya," kata Kepala Dinas Perhubungan Sumbar, Heri Nofiardi, Rabu, 11 November 2020. 

    Ia mengatakan usulan untuk reaktivasi jalur sulit itu sudah disampaikan ke Kemenhub sejak 2017. Kajian untuk rencana aktivasi juga sudah pernah dilakukan. Namun hingga saat ini prosesnya belum berjalan.

    Heri menyebut jalur di Lembah Anai itu memang istimewa. Saat dibangun Belanda sebagai sarana transportasi bagi batu bara dari Sawahlunto, jalur itu dilengkapi dengan rel bergigi yang hanya bisa dilewati oleh lokomotif khusus.

    Baca juga: Pekanbaru Butuh Tambahan Kolam Retensi Atasi Banjir

    Saat ini pabrik lokomotif bergigi itu sudah tidak ada lagi sehingga kereta yang bisa melewati jalur itu juga sudah tidak ada.

    "Ada rencana untuk memodernisasi sistem jalur itu. Namun karena jalur kereta api itu sudah masuk dalam rangkaian situs Warisan Budaya UNESCO Tambang Batu bara Ombilin Sawahlunto,  ada kendala tersendiri pula," ujarnya.

    Namun ia menilai jika jalur itu bisa diaktifkan kembali, jalur ke Padang-Padang Panjang-Bukittinggi hingga Payakumbuh, kemudian jalur Padang-Padang Panjang-Solok terus ke Sawahlunto dan Sijunjung juga bisa diaktifkan.

    "Ini akan bisa mengurangi kendaraan di jalan raya karena konsentrasi terpecah ke transportasi KA," lanjut dia.

    Saat ini jalur lintas Sumatra yang melintasi Padang-Padang Panjang-Bukittinggi-Payakumbuh terus ke Riau sudah sangat padat, terutama waktu libur hari-hari besar atau Lebaran. Saat Lebaran, jarak 120 kilometer dari Padang ke Payakumbuh terpaksa harus ditempuh sampai 12 jam karena macet parah. 

    (MEL)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id