Dinkes Kudus Kembali Terima 15.300 Vaksin Covid-19

    Rhobi Shani - 12 Mei 2021 11:45 WIB
    Dinkes Kudus Kembali Terima 15.300 Vaksin Covid-19
    ilustrasi Medcom.id



    Kudus: Sebanyak 15.300 dosis vaksin jenis sinovac kembali diterima Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Kudus, Jawa Tengah. Vaksin ini nantinya akan disuntikkan ke 7.650 lansia dan pelayan publik.

    Kasi Surveilen dan Imunisasi pada Dinkes Kabupaten Kudus, Aniq Fuad, mengatakan 15.300 dosis vaksin itu diterima pada Senin, 10 Mei 2021.

     



    "Iya, kemarin kami terima lagi 15.300 dosis vaksin sinovac," kata Aniq saat dikonfirmasi, Rabu, 12 Mei 2021.

    Baca: Sopir Mobil Boks Tewas dalam Kecelakaan di Pagelaran-Cianjur

    Vaksin yang baru saja diterima itu nantinya akan disuntikkan ke lansia dan pelayan publik. Mengingat cakupan vaksinasi untuk lansia dan pelayan publik di Kudus masih di bawah 25 persen.

    "Untuk tenaga kesehatan (nakes) cakupan vaksinasi kita sudah melebihi target. Dari target awal 5.502 nakes, sampai saat ini sudah kita vaksinasi ada 6.557 nakes atau 119,5 persen. Ini yang masih kita kejar untuk lansia dan pelayan publik," jelas Aniq.

    Untuk pelayan publik di Kudus, sekitar 12.195 orang sudah mendapatkan vaksinasi tahap I. Dan 10.868 orang di antaranya sudah menyelesaikan vaksinasi tahap II.

    "Pelayan publik kita targetnya 52.660 sasaran. Ini yang sudah tervaksinasi ada 12.195 orang atau sekitar 23,2 persen," ungkap Aniq.

    Sementara untuk lansia, yang sudah disuntik vaksin tahap I ada sekitar 9.155 orang dan 7.150 orang sudah disuntik vaksin tahap II. Cakupan vaksinasi lansia di Kudus masih diangka 13,2 persen dari total sasaran 127.063 orang.

    Secara umum, cakupan vaksinasi di Kudus telah mencapai 21,9 persen dari total sasaran 127.063 orang. Angka ini masih dibawah yakni sebesar 25 persen.

    Vaksin untuk Indonesia

    Dalam upaya mendukung vaksinasi di Tanah Air, Media Group bersama Slank menggelorakan kampanye sosial bertajuk "Vaksin untuk Indonesia". Kampanye ini adalah upaya untuk bersama-sama bangkit dari pandemi dan memupuk optimisme menuju normal baru dengan terus menjaga kesehatan fisik dan mental. Vaksin dalam tajuk ini bukan saja berarti "obat" atau "anti-virus", tetapi juga upaya untuk menguatkan kembali mental dan spirit kita di tengah kesulitan akibat pandemi.
     
    "Slank dan Media Group bikin gerakan yang bertema 'Vaksin untuk Indonesia'. Berharap lewat musik dan dialog, acara ini bisa menyemangati dampak pandemi yang mengenai kehidupan kita, supaya tetap semangat. Kita hibur supaya senang, supaya imun kita naik juga. Mengajak masyarakat untuk jangan takut untuk divaksin. Ini salah satu solusi untuk lepas dari pandemi," terang drummer Slank, Bimo Setiawan Almachzumi alias Bimbim.
     
    Program "Vaksin untuk Indonesia" tayang di Metro TV setiap hari Jumat, pukul 20:05 WIB. Dalam tayangan ini, Slank bukan saja menyuguhkan musik semata, tetapi juga menampilkan perjalanan ke sejumlah tempat dan berinteraksi dengan masyarakat dari berbagai latar belakang sosial.


     

    (DEN)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id