Erick Thohir: Bahan Baku Vaksin Covid-19 Dikirim Pertengahan Januari

    Roni Kurniawan - 07 Januari 2021 16:40 WIB
    Erick Thohir: Bahan Baku Vaksin Covid-19 Dikirim Pertengahan Januari
    Erick Thohir mengunjungi Gedung Bio Farma di Jalan Pasteur, Kota Bandung, Jawa Barat, Kamis, 7 Januari 2021. Medcom.id/ Roni Kurniawan
    Bandung: PT Bio Farma (Persero) selangkah lagi akan memproduksi vaksin covid-19 usai mengantongi sertifikat dari BPOM untuk 100 juta dosis dari target 250 juta dosis. Bahan baku untuk pembuatan vaksin pun ditargetkan datang ke Indonesia pada pertengahan Januari 2021 ini.

    Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Erick Thohir, mengatakan saat ini Bio Farma sudah siap memproduksi vaksin covid-19 sebanyak 100 juta dosis sesuai dengan sertifikat yang telah dikeluarkan BPOM. Keluarnya sertifikat tersebut pun disusul dengan bahan baku yang akan tiba pada pekan kedua Januari ini untuk segera diproduksi oleh Bio Farma.

    "Minggu kedua bahan bakunya datang, kalau bahan baku datang nanti tentu merupakan hasil produksi Bio Farma," kata Erick usai mengunjungi Gedung Bio Farma di Jalan Pasteur, Kota Bandung, Jawa Barat, Kamis, 7 Januari 2021.

    Baca: Malang Raya Sepakati PSBB Jawa Bali

    Erick menuturkan bahan baku yang akan tiba di Indonesia sudah sesuai standar WHO dan telah melalui uji klinis salah satunya dari perusahaan asal Tiongkok, Sinovac. Masyarakat tidak perlu meragukan terkait vaksin tersebut, terlebih BUMN pun menggandeng Majelis Ulama Indonesia (MUI) untuk memastikan kehalalan vaksin.

    "Agar rakyat bisa divaksinasi dengan baik, tentu proses izin dari BPOM akan dapat keluar dan tentu baru di vaksin. Jadi jangan ada pemikiran seakan-akan kita tidak mengikuti standar WHO. Sejak awal yang dilakukan pemerintah, vaksin yang sudah ada dilist WHO, dan sudah di uji klinis," jelas Erick.

    Namun Erick belum menjelaskan secara rinci asal muasal bahan baku vaksin yang akan tiba di Indonesia pekan depan. Akan tetapi ia memastikan, vaksin tersebut nantinya akan murni diproduksi oleh Bio Farma selaku perusahaan yang selama ini memproduksi vaksin.

    "Jadi kalau kita ingat, Bio Farma ini sudab global, sudah memiliki teknologi untuk memproduksi vaksin. Dan Alhamdulillah kemarin juga dapat dukungan dana dari pemerintah untuk meningkatkan teknologi kita. Karena kita ingin juga menjadi hub produksi vaksin, oleh karena itu standar teknologi dinaikan," ungkap Erick.

    (DEN)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id