Harga Cabai di Tanah Datar Semakin Pedas

    Antara - 11 Oktober 2020 07:11 WIB
    Harga Cabai di Tanah Datar Semakin Pedas
    Ilustrasi pedagang pasar tradisional. Medcom.id/Christian
    Batusangkar: Harga bahan kebutuhan pokok di sejumlah pasar tradisional di Kabupaten Tanah Datar, Sumatra Barat (Sumbar), merangkak naik pekan ini. Khususnya harga cabai merah yang semakin pedas.

    Yogi, pedagang cabai merah di Pasar Nagari Barulak, Tanah Datar, mengatakan harga cabai merah kini mencapai Rp40.000 hingga Rp45.000 ribu per kilogram. "Harga itu naik sekitar Rp5.000 hingga Rp10.000 ribu dibanding minggu lalu yang dijual hanya sebesar Rp35.000 ribu saja," kata Yogi dilansir Antara, Sabtu, 10 Oktober 2020.

    Kenaikan harga cabai merah telah berlangsung beberapa minggu terakhir. Dia menyebut pasokan cabai dari petani berkurang dan membuat harga cabai terus naik.

    Hal serupa dikatakan Lis, pedagang harian di Tanah Datar. Ia terpaksa menjual cabai merah di kisaran harga Rp45.000 per kilogram karena modal semakin naik.

    "Sebelumnya uni hanya membeli Rp30.000 per kilogramnya dari petani sekarang naik menjadi Rp40.000, bahkan lebih," katanya pula.

    Selain cabai merah, kenaikan harga bahan pokok terjadi pada komoditas lain seperti bawang merah dan sayur-sayuran. Bawang merah saat ini menyentuh harga Rp30.000 per kilogram, naik sekitar Rp10.000 dari harga sebelumnya.

    "Biasanya untuk satu kilogram bawang merah bisa didapatkan Rp20.000 per kilogram," kata perempuan yang akrab disapa Uni Lis itu. Walau harga perlahan naik, permintaan masyarakat di pasaran masih stabil.

    (SUR)


    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id