Pelaku Penembakan TGPF di Intan Jaya Kelompok Sabinus Waker

    Antara - 10 Oktober 2020 18:30 WIB
    Pelaku Penembakan TGPF di Intan Jaya Kelompok Sabinus Waker
    Kepala Polda Papua, Inspektur Jenderal Polisi Paulus Waterpauw. ANTARA/Evarukdijati
    Jayapura: Kepala Polda Papua, Irjen Paulus Waterpauw, mengungkap kelompok bersenjata yang melakukan penembakan terhadap Tim Gabungan Pencari Fakta (TGPF) merupakan pimpinan Sabinus Waker. Kelompok tersebut dikenal dengan nama Kemabu. 

    "Pelakunya kelompok bersenjata pimpinan Sabinus Waker yang merupakan adik dari Ayub Waker," kata Waterpauw, di Jayapura, Papua, Sabtu, 10 Oktober 2020.

    Waterpauw menerangkan, Kemabu beranggotakan 50 orang. Kelompok tersebut memiliki 17 senjata api berbagai jenis, yang merupakan rampasan alat negara. 

    "Sebelumnya kelompok bersenjata itu sering kali menganggu di sekitar Kabupaten Mimika, namun pada akhir 2019 kelompok itu berpindah ke Kabupaten Intan Jaya," jelasnya. 

    Baca: Kapolda Papua Tegaskan Kelompok Bersenjata Bukan Rekayasa

    Jenderal bintang dua itu memastikan tidak ada penambahan personel ke Kabupaten Intan Jaya, Papua, menyusul penembakan terhadap rombongan TGPF. Pihaknya akan memaksimalkan personel di Intan Jaya.
     
    "Termasuk untuk menjaga TGPF yang diketuai Benny Mamoto," ungkapnya. 

    Sebelumnya, pada Jumat, 9 Oktober 2020, rombongan Tim Gabungan Pencari Fakta (TGPF) diberondong tembakan kelompok bersenjata. Walhasil seorang anggota TGPF, Bambang Purwoko, dan Sersan Satu Faisal Akbar, terluka.

    Purwoko yang adalah dosen di Universitas Gadjah Mada tertembak pada kakinya. Sementara Faisal terkena peluru di bagian pinggang.

    (LDS)


    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id