comscore

Sapi Terjangkit PMK di Tangerang Dipotong Lalu Dimusnahkan

Hendrik Simorangkir - 28 Juni 2022 15:29 WIB
Sapi Terjangkit PMK di Tangerang Dipotong Lalu Dimusnahkan
Ilustrasi hewan ternak. Foto: MI/Naviandri
Tangerang: Sebanyak 3 ekor sapi terjangkit penyakit mulut dan kuku (PMK) di Kota Tangerang, mati. Ketiga sapi tersebut telah dikubur sesuai dengan prosedur yang ditelah ditetapkan.

"Iya ada 3 sapi yang mati terjangkit PMK. Ketiganya dari penjual hewan ternak yang berbeda," ujar Kepala Bidang Pertanian Dinas Ketahanan Pangan (DKP) Kota Tangerang, Ibnu Ariefyanto, Selasa, 28 Juni 2022.
Menurut Ibnu, ketiga ekor sapi menunjukan telah terjangkit PMK terlihat dari tidak ma terima makanan. Lantaran itu, pihaknya langsung menyembelih sapi-sapi yang sudah tak bisa ditolong.

"Kena PMK dan enggak mau makan, jadi kami potong paksa. Karena diobati juga sudah, tapi tidak ada kesembuhan. Jadi dipotong saja," katanya.
 
Baca juga: Kabupaten Sleman Defisit Ribuan Hewan Kurban

Setelah memotong ketiga sapi tersebut, Ibnu menuturkan, pihaknya langsung membakar hewan yang terjangkit PMK itu.

"Sebelum dikubur itu dibakar, pakai kapur dan disinfektan. Bangkainya jangan sampai dibuang ke sungai nanti tercemar," jelasnya.

Ibnu menambahkan, pihaknya saat ini mencatat sebanyak 825 ternak di wilayah itu terjangkit PMK. Ratusan ternak yang terpapar PMK itu tersebar di 9 kecamatan di Kota Tangerang.

"Perkembangan kasus PMK di Kota Tangerang per Senin, 27 Juni 2022, ada 825 ekor (hewan ternak) terjangkit PMK. Dari 825 hewan yang terjangkit, sebanyak 507 ekor di antaranya telah dinyatakan sembuh," kata dia.


(MEL)

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

 

 

 

Komentar

LOADING
Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

  1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
  2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
  3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
  4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

Anda Selesai.

Powered by Medcom.id