Banjir di Ketanggungan Brebes Mencapai 1,5 Meter

    Kuntoro Tayubi - 08 Januari 2020 23:27 WIB
    Banjir di Ketanggungan Brebes Mencapai 1,5 Meter
    Banjir luapan Sungai Babakan di Kecamatan Ketanggungan, Kabupaten Brebes, Jawa Tengah. (Medcom.id/Kuntoro Tayubi)
    Brebes: Salah satu tanggul Sungai Babakan yang berada di Kecamatan Ketanggungan, Kabupaten Brebes, Jawa Tengah, akhirnya jebol, Rabu, 8 Januari 2020, pada pukul 20.30 WIB. Air limpasan merendam jalan utama dan rumah warga sekitarnya dengan ketinggian 1 sampai 1,5 meter.

    Salah satu warga Ketanggungan Kota, Samsudin, 47, mengatakan tanggul jebol karena tidak bisa menampung volume air sungai akibat hujan deras sejak sore tadi. Titik tanggul yang jebol berada di depan Pasar Ciremai Ketanggungan.

    "Karena berdekatan dengan rumah warga dan jalan raya, airnya langsung membanjiri jalan jalan raya dan perumahan warga. Kalau di jalan raya kedalamannya mencapai 100 cm, sedangkan di rumah warga ada yang mencapai 1,5 meter," kata Samsudin di lokasi kejadian.

    Saat ini masih berlangsung proses evakuasi warga yang rumahnya tedampak banjir oleh petugas gabungan dari TNI, Polri, BPBD dan PMI. Mereka dikumpulkan di kantor Koramil Ketanggungan.

    Sementara akibat jalan terendam banjir, banyak pemakai jalan yang terjebak dan menghentikan kendaraannya. Terutama pengendara sepeda motor yang harus menuntun kendaraannya karena mesin motor mati.

    Kepala BPBD Brebes, Nuhsy Mansur, mengatakan banjir menghambat arus lalu lintas. Pasalnya hanya kendaraan besar seperti truk dan bus yang bisa menerobos genangan banjir.

    "Akibat jebolnya tanggul ini, selain rumah, jalan jalan raya juga ikut tergenang termasuk pasar," kata Nuhsy Mansur.

    Banjir akibat limpasan Sungai Babakan merendam lima desa di Brebes, Jawa Tengah, Rabu petang, 8 Januari 2019. Hujan lebat yang mengguyur wilayah Brebes bagian tengah ini membuat air sungai meluap menggenangi warga.

    Sedikitnya lima desa terdampak luapan air Sungai Babakan. Di antaranya Desa Cikeusal Lor, Cikeusal Kidul, Pamedaran, Sindang Jaya dan sebagian Buara. Air mulai masuk kepemukiman warga sejak pukul 17.00 WIB.

    “Rumah pinggir sungai pada rusak. Beberapa hewan ternak sapi miliki warga juga hanyut terbawa arus. Bahkan ada yang satu kandang, hewan ternaknya terbawa arus, tapi beberapa ketemu di wulayah Buara,” kata Syaefi, warga Desa Cikeusal Kidul.

     




    (ALB)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id