World Cleanup Day di Bekasi Bersihkan Hutan Kota

    Antonio - 21 September 2019 14:52 WIB
    World Cleanup Day di Bekasi Bersihkan Hutan Kota
    Aksi Cleanup for Peaceful Indonesia di Bekasi, sabtu (21/9). Foto: Medcom.id/Antonio
    Bekasi: Aksi bersih-bersih terbesar di dunia bertema Cleanup for Peaceful Indonesia dilakukan di Hutan Kota Bekasi, Jawa Barat, Sabtu, 21 September 2019. Dalam aksi itu ditargetkan 13 juta masyarakat Indonesai turut mengikuti aksi yang digelar serentak di 157 negara. 

    "Target tersebut menyusul pelaksanaan World Cleanup Day 2018 yang memobilisasi 7,6 juta relawan dan menjadi negara pertama yang memimpin aksi bersih-bersih terbesar di dunia," ujar Leader World Cleanup Day, Agustina Iskandar, di lokasi.

    Dia menambahkan pihaknya menargetkan 50 persen sampah yang terkumpul dalam aksi kali ini dapat dikelola melalui jaringan Bank Sampah atau perusahaan daur ulang. World Cleanup Day juga menargetkan pemetaan 1.500 titik sampah ilegal di 34 provinsi di Indonesia, piloting 10 Island Projects yang membantu penanganan sampah di pulau-pulau di Indonesia. 

    "Terakhir aksi berkelanjutan yang melibatkan 13 isu rekomendasi bebas sampah," imbuhnya. 

    Selain itu, juga ditargetkan penandatanganan petisi World Cleanup Day Indonesia sebagai bentuk aspirasi bebas sampah. Kelak tanda tangan yang terkumpul akan disampaikan ke presiden sebagai komitmen penegakan hukum. 

    "Diharap bisa mencapai 100 ribu tandatangan," imbuhnya. 

    Dalam aksi bersih-bersih itu merk sabun cuci, Rinso, turut berkolaborasi. Agustina mengapresiasi langkah Rinso turut memobilisasi masyarakat untuk peduli agar Indonesia bersih dari sampah.

    "Kami percaya bahwa dengan berkolaborasi kita dapat membawa dampak yang jauh lebih besar untuk perubahan," katanya.

    Direktur Home Care Unilever Indonesia dan Dirt is Good SEA-ANZ, Veronica Utami, mengatakan Rinso bertujuan mendorong orang tua agar anak-anak dapat bermain di luar ruangan. Tapi tidak dapat dipungkiri ada permasalahan sampah membuat alam tempat bermain anak menjadi tidak nyaman.

    "Untuk itu, Rinso ingin menjadi bagian dari upaya menggerakan masyarakat untuk bersama menjaga alam Indonesia agar bersih dan tidak dicemari sampah. Salah satunya melalui kolaborasi dengan World Cleanup Day," kata Veronica.

    Dia menyampaikan, Rinso dan World Cleanup Day Indonesia juga berkolaborasi dengan Qlue melalui https:/petakansampahmu.qlue.id/ yang memetakan lokasi pembuangan sampah, terutama yang ilegal.

    Sejak Mei 2019, platform tersebut telah menerima hasil pemetaan lebih dari 12 ribu titik sampah.

    "Kami sangat percaya bahwa kolaboratif lah yang akan mampu membantu mengatasi permasalahan sampah di Indonesia. Untuk itu, yuk bersama mulai bijak plastik, sehingga kita bisa memiliki alam yang bersih dan lestari," tandasnya. 



    (LDS)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id