Populer Daerah, Damainya Imlek hingga Guru Honorer Dipecat Gegara Unggah Gaji

    Lukman Diah Sari - 13 Februari 2021 07:02 WIB
    Populer Daerah, Damainya Imlek hingga Guru Honorer Dipecat Gegara Unggah Gaji
    Ritual sembahyang di Vihara Dharma Bakti Banda Aceh. Foto: Medcom.id/Fajri Fatmawati


    Jakarta: Sejumlah berita di daerah pada Jumat, 12 Februari 2021, menarik perhatian publik. Pertama perihal perayaan Imlek di Aceh.
     
    Kedua, viralnya unggahan gaji guru horoner yang berujung pemecatan. Terakhir, jemaah pengajian jadi klaster baru covid-19 di Kulon Progo.
     
    Berikut berita populer di daerah pada Jumat, 12 Februari 2021:

    1. Damainya Imlek di Bumi Serambi Mekkah




    Ritual perayaan tahun baru Imlek 2572 di Vihara Dharma Bakti Kota Banda Aceh, Aceh, tetap berjalan. Perayaan berjalan khidmat tanpa perayaan yang meriah di tengah pandemi covid-19.
     
    Ketua Yayasan Vihara Dharma Bakti Banda Aceh, Yuswar, mengatakan tidak ada perbedaan perayaan imlek tahun ini dengan tahun sebelumnya. Hanya saja perayaannya kali ini tidak semeriah tahun-tahun lalu.
     
    "Sebenarnya kalau untuk perayaan Imlek setiap tahun sama, cuma untuk tahun ini bedanya karena adanya pandemi covid-19. Jadi kalau yang sudah-sudah kita bebas untuk menjalankan ibadah ataupun kehidupan sehari-hari tetapi untuk tahun ini kita semua maklum," kata Yuswar, Jumat, 12 Februari 2021.

    Selengkapnya baca di sini.

    2. Gara-gara Unggah Gaji di Medsos, Guru Honorer di Bone Dipecat

    Seorang guru honorer di Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan, Vina, 34, dipecat dari tempatnya bekerja. Vina dipecat lantaran mem-posting status di media sosial perihal gaji Rp700 ribu yang didapat selama mengajar empat bulan.
     
    Vina menuturkan, postingan yang ditulis di media sosial sebagai bentuk rasa syukur atas kebaikan dari pimpinannya karena telah diberikan honor sebanyak Rp700 ribu setelah mengajar beberapa bulan di Sekolah Dasar (SD) Negeri 169 Sadar.
     
    "Saya posting sebagai bentuk syukur ku karena dikasih gaji. Saya cuman bilang terima kasih pak haji sudah dikasih dana BOS sebanyak Rp700 ribu selama empat bulan," katanya, Jumat, 12 Februari 2021.

    Selengkapnya baca di sini.

    3. Jemaah Pengajian di Kulon Progo Jadi Klaster Baru Covid-19

    Sebanyak 35 dari 58 orang jemaah pengajian di Desa Jangkaran, Kecamatan Temon, Kabupaten Kulon Progo, Daerah Istimewa Yogyakarta, terkonfirmasi positif covid-19. Sehingga total kasus covid-19 di Kulon Progo menjadi 2.448 kasus.
     
    "Saat ini muncul klaster baru, yakni jemaah pengajian di Desa Jangkaran," ujar Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kulon Progo Baning Rahayujati di Kulon Progo, Jumat, 12 Februari 2021.
     
    Dia menerangkan, sebanyak 35 orang dinyatakan positif covid-19. Selain itu, sebanyak lima di antaranyaa tengah dirawat di RSUD Wates.

    Selengkapnya baca di sini.

    (LDS)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id