91 Desa di Banyumas Terancam Krisis Air Bersih

    Media Indonesia.com - 09 Juli 2020 23:27 WIB
    91 Desa di Banyumas Terancam Krisis Air Bersih
    Ilustrasi. Medcom.id
    Banyumas: Pemerintah Kabupaten Banyumas telah memetakan wilayah rawan kekeringan pada musim kemarau. Sebanyak 91 desa terancam krisis air bersih.

    "Berdasarkan pengalaman tahun sebelumnya dan pemetaan yang dilaksanakan, ada 91 desa yang tersebar di 21 kecamatan rawan kekeringan," ungkap Kepala Pelaksana Harian BPBD Banyumas, Titik Puji Astuti, di Banyumas, Jawa Tengah, Kamis, 9 Juli 2020.

    Dia menerangkan, BPBD Banyumas telah mengalokasikan dana Rp100 juta untuk mengatasi krisis air bersih. Dia menilai, alokasi anggaran Rp100 juta setara dengan penyediaan 4,5 juta liter air bersih. 

    Baca: Wilayah Rawan Kekeringan di Sumenep Berkurang

    "Sampai sekarang belum ada yang mengajukan permintaan bantuan air bersih. Kemungkinan, suplai air bersih baru akan dilaksanakan mulai September mendatang," terangnya. 

    Titik mengaku, saat ini di Banyumas masih diguyur hujan. Meski intensitasnya sudah sangat rendah.

    "Kemungkinan kemarau berdampak krisis air bersih terjadi pada Agustus hingga September mendatang," tutupnya.



    (LDS)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id