Kejagung Tangkap Burunon yang Merugikan Negara Rp41 Miliar

    Al Abrar - 20 September 2020 18:12 WIB
    Kejagung Tangkap Burunon yang Merugikan Negara Rp41 Miliar
    Kepala Pusat Penerangan Hukum Kejagung Hari Setiyono di Gedung Bundar Kejagung, Jakarta Selatan. Foto: Theofilus Ifan Sucipto/Medcom.id
    Jakarta: Tim Intelijen Kejaksaan Agung dan Kejaksaan Tinggi Sulawesi Barat kembali menangkap seorang buron ke-77 atas nama Arman Laode Hasan Minggu, 20 September 2020. Arman merupakan terpidana dalam kasus korupsi Kredit Modal Kerja Jasa Konstruksi Pada Bank Pembangunan Daerah (BPD) Sulawesi Selatan dan Barat (Sulselbar) yang merugikan negara Rp41 miliar. 

    "Ditangkap di kediamannya di Kota Makassar, Sulawesi Selatan," kata Kepala Pusat Penerangan Hukum Kejagung Hari Setiyono melalui keterangan tertulis, Minggu, 20 September 2020.
     
    Hari mengatakan, Arman adalah salah satu terpidana dalam perkara tindak pidana korupsi Kredit Modal Kerja Jasa Konstruksi Pada BPD Sulselbar dengan cara membuat kredit modal kerja jasa konstruksi secara fiktif pada tahun 2006-2007. Arman kemudian divonis bersalah oleh Pengadilan Tinggi Makassar dengan vonis enam tahun penjara.

    Vonis itu itu juga dikuatkan putusan Mahkamah Agung RI Nomor 132 K/Pid.Sus/2009 tertanggal 1 Juni 2010. 

    "Dalam putusan itu Arman terbukti bersalah melakukan tindak pidana korupsi secara bersama-sama dengan merugikan negara Rp41 miliar," kata Hari.

    Penangkapan buron ini merupakan bagian dari program Tangkap Buronan (Tabur) 32.1 yang dicetuskan Bidang Intelijen Kejagung. Arman merupalan buron ke-77 dari berbagai wilayah baik kategori tersangka, terdakwa, maupun terpidana pada tahun 2020.

    "Program ini digulirkan oleh bidang Intelijen Kejaksaan RI dalam memburu buronan pelaku kejahatan baik yang masuk Daftar Pencarian Orang (DPO) Kejaksaan maupun instansi penegak hukum lainnya dari berbagai wilayah di Indonesia," ujar hari.

    Sebelumnya, selain Arman, Tim Intelijen Kejaksaan Agung juga telah menangkap Rusmandi Candra Rabu, 9 September 2020 pada kasus yang sama. Rusmandi buron selama 10 tahun itu ditangkap di Magelang, Jawa Tengah.

    (ALB)


    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id