Kepala Dinas di Kota Probolinggo Meninggal Positif Covid-19

    Antara - 07 Oktober 2020 23:26 WIB
    Kepala Dinas di Kota Probolinggo Meninggal Positif Covid-19
    Ilustrasi. Medcom.id
    Probolinggo: Kepala Dinas Pertanian, Ketahanan Pangan dan Perikanan Kota Probolinggo, Sudiman, meninggal setelah beberapa hari dirawat di RSUD dr Moh Saleh. Sudiman diketahui terinfeksi covid-19.

    Wakil Wali Kota Probolinggo Mochammad Soufis Subri, Sekda drg Ninik Ira Wibawati dan sejumlah Kepala OPD beserta staf di lingkungan Pemerintah Kota Probolinggo ikut melepas jenazah almarhum Sudiman di kamar mayat RSUD dr Moh Saleh, Rabu sore, 7 Oktober 2020.

    "Beliau dibawa ke ruang isolasi, kami berikan oksigen, injeksi, obat radiomavir. Pada hari Senin, 5 Oktober 2020, mengambil plasma (aferesis), kemudian terapi convalescent pada Selasa, 6 Oktober," jelas Juru Bicara Satgas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Probolinggo, dr Abraar Kuddah, di Probolinggo, Jawa Timur, Rabu, 7 Oktober 2020.

    Sudiman dirawat di RSUD dr Moh. Saleh sejak Minggu, 4 Oktober 2020, saturasi oksigennya adalah 68 persen, sedangkan seseorang dalam kondisi normal adalah 96 hingga 100 persen. Terdapat gambaran dari paru mengalami vibrosis di kedua parunya dan hasil IGM (Immunoglobulin) dan IgG reaktif.

    "Pada Senin, 5 Oktober, kondisi Sudiman sempat membaik. Tes usap dilakukan pada Senin pagi dan sore, hasilnya sudah keluar dan dinyatakan positif covid-19," tuturnya.

    Baca: Bandung Zona Merah Covid-19, Tempat Hiburan Tetap Buka

    Pihaknya sudah menduga almarhum Sudiman terinfeksi covid-19 pada Minggu, 4 Oktober 2020 saat masuk RSUD dr Moh. Saleh karena gambaran parunya sudah bisa diprediksikan. Kemudian drop dan pada Rabu pukul 11.30 WIB dinyatakan meninggal.

    "Saya berharap kepada masyarakat Kota Probolinggo tidak menghakimi pasien covid-19 adalah aib. Stop stigma dan judge pasien covid-19 adalah aib," terangnya.

    Abraar mengatakan, tenaga kesehatan tidak pernah memberikan stigma, namun masyarakat yang menghakimi. Pihaknya juga memberikan pemahaman kepada masyarakat agar tidak meremehkan covid-19 dengan tetap menerapkan protokol kesehatan.

    "Virus korona itu memang benar-benar ada dan tidak perlu menyikapi berlebihan, namun juga jangan meremehkan. New normal hidup lebih sehat yakni istirahat cukup, makan yang bergizi dan periksakan diri saat sakit," ujarnya.

    (LDS)


    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id