Klaster Covid-19 RW di Tangerang Jadi 180 Orang

    Hendrik Simorangkir - 04 Mei 2021 17:30 WIB
    Klaster Covid-19 RW di Tangerang Jadi 180 Orang
    ilustrasi Medcom.id



    Tangerang: Juru bicara gugus tugas percepatan penanganan covid-19 Kabupaten Tangerang, Hendra Tarmizi, mengatakan pihaknya telah melakukan tracing kepada 250 warga di RW 28 Kelurahan Bojong Nangka, Kecamatan Kelapa Dua. Hasilnya sebanyak 180 orang positif covid-19.

    Sebelumnya sebanyak 97 warga di RW 28 telah dilakukan pemeriksaan swab PCR dan 37 warga dinyatakan positif covid-19.






    Pemeriksaan swab tersebut dilakukan lantaran di RW lockdown menyusul adanya 46 warga positif pasca menggelar acara wisata di Bogor, Jawa Barat, beberapa waktu lalu.

    "Kami sudah melakukan swab tes kepada 250 orang selama tiga kali di RW 28, yaitu pada tanggal 22, 24 dan 29 April 2021, hasilnya yang positif 108 orang," kata Hendra saat dikonfirmasi, Selasa, 4 Mei 2021.

    Baca: Pelarangan Mudik, Jumlah Penumpang Bus di Solo Turun

    Hendra menambahkan saat ini warga yang positif sedang melakukan isolasi mandiri di hotel singgah covid-19 di Hotel Yasmin dan juga direkomendasikan di rumah sakit.

    Sementara Bupati Tangerang, Zaki Iskandar, mengatakan saat ini di wilayah tersebut telah dilakukan pembatasan kegiatan masyarakat untuk menekan penularan dan penyebaran covid-19 di wilayah Kabupaten Tangerang.

    "Saya sudah menginstruksikan kepada seluruh jajaran perangkat daerah terkait yang terlibat dalam penanganan covid-19 untuk segera bergerak cepat menekan angka penularan virus korona di RW 28 Bojong Nangka," kata Zaki.

    Selama Pembatasan kegiatan masyarakat tersebut, Pemerintah Kabupaten Tangerang melalui Dinas Sosial telah memberikan bantuan berupa logistik kebutuhan pangan pada selama massa pembatasan pada 24 April 2021 dan berakhir 14 hari ke depan.

    Sebelumnya warga di perumahan RW 28 Bojong Nangka melakukan kunjungan wisata ke kawasan Bogor, Jawa Barat menggunakan bus untuk melakukan munggahan atau tradisi menyambut Ramadan pada 10 April 2021. Kemudian pada 20 April 2021, beberapa orang di antaranya langsung memiliki gejala ringan covid-19, mulai dari sesak napas hingga demam.

    Setelah dilakukan swab test atau tes usap yang punya gejala itu positif. Puluhan warga juga positif setelah mengalami kontak erat dengan mereka.

    (DEN)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id