comscore

Ada 6 Kasus Omicron di Bandung, Penularan Lokal

Roni Kurniawan - 20 Januari 2022 11:37 WIB
Ada 6 Kasus Omicron di Bandung, Penularan Lokal
Ilustrasi covid-19. (Medcom.id)
Bandung: Pelaksana tugas (Plt) Wali Kota Bandung, Yana Mulyana, mengimbau warga tidak panik seiring dengan ditemukannya enam kasus covid-19 varian Omicron. Warga diminta untuk tetap menerapkan protokol kesehatan.

"Masyarakat tidak perlu panik. Panik enggak perlu, waspada saja," ujar Yana di Kiaracondong, Bandung, Jawa Barat, Kamis, 20 Januari 2022.
Yana menuturkan, Pemkot Bandung berupaya  melakukan pencegahan penyebaran Omicron. Salah satunya tes covid-19 secara acak, dengan target 4.000 orang per hari. Tes covid-19 difokuskan ke sekolah yang telah menerapkan pembelajaran tatap muka (PTM) 100 persen.

"Jadi memang ini ternyata enam kasus Omicron yang ditemukan itu transmisi lokal. bukan transmisi perjalanan. Saya minta Dinkes untuk tes acak lagi di sekolah-sekolah," beber Yana.

Baca: Pemerintah: Masyarakat Tak Perlu Pilih-pilih Merek Vaksin

Sementara itu, beberapa orang yang terpapar Omicron, kata Yana, sudah dilakukan tes PCR dengan hasil negatif. Namun, saat ini masih dilakukan karantina selama 14 hari sesuai dengan masa inkubasi virus.

"Ada yang dirawat di rumah sakit rujukan karena ada gejala, tapi itu rata-rata sudah di PCR lagi dan sudah negatif," sahutnya.

Selain itu, pihaknya juga mengantisipasi penyebaran Omicron berkoordinasi dengan forum komunikasi pimpinan daerah (Forkopimda) Kota Bandung. Dia meminta warga untuk tetap tenang dan menjalankan aktivitas sembari menerapkan protokol kesehatan.

"Tapi sekali saya mengimbau tetap waspada aja, virus cenderung bermutasi dan proses penyebarannya Omicron itu lebih cepat. Jadi kuncinya protokol kesehatan," ungkap Yana.

(LDS)

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

 

 

Komentar

LOADING
Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

  1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
  2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
  3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
  4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

Anda Selesai.

Powered by Medcom.id