comscore

Wali Kota Kediri Ajak Milenial Meniru Kesuksesan Ghozali Everyday

Antara - 31 Januari 2022 06:43 WIB
Wali Kota Kediri Ajak Milenial Meniru Kesuksesan Ghozali Everyday
Wali Kota Kediri, Abdullah Abu Bakar, dengan Ghozali Everyday saat roadshow di Balai Kota Kediri, Jawa Timur, Minggu, 30 Januari 2022. ANTARA Jatim/ HO-Kominfo Kota Kediri
Kediri: Wali Kota Kediri, Abdullah Abu Bakar, mengajak kaum milenial bisa mencontoh kesuksesan Sultan Gustaf Al-Ghozali alias Ghozali Everyday. Sosok Ghozali disebut terus mau belajar dan berusaha.

Abdullah meminta anak muda mempunyai pemikiran kaya khasanah dunia kreatif agar bisa paham dan mau belajar hal-hal yang baru terjadi di masa kini.
"Saya yakin kalau mereka belajar hal-hal yang baru mereka bisa terbang jauh, terbang lebih tinggi tanpa kita bantu, seperti yang terjadi pada Mas Ghozali ini," kata Abdullah dalam Roadshow 'Tri Mas Ganteng', di Kediri, Minggu, 30 Januari 2022.

Baca: Jadi Jutawan, Ghozali Everyday Bakal Terus Tambah Aset Digital

Dia menjelaskan untuk meraih kesuksesan sekarang ini, Ghozali belajar sendiri dan mengerti sendiri. Menurut dia mahasiswa Universitas Dian Nuswantoro (Udinus) Semarang merupakan salah satu anak muda yang memiliki konsep, gagasan, pemikiran besar dan dituangkan sehingga berhasil.

Ia berhasil menjual swa-foto dirinya di Non-Fungible Token (NFT) hingga menghasilkan miliaran Rupiah.

"Pesannya untuk orang Indonesia, jangan mau kalah dengan orang di luar negeri sana. Walaupun mungkin dalam hal teknologi mereka lebih dulu memahami dan bahasanya sama. Selain itu juga agar tidak ada jarak dengan orang-orang di belahan dunia," jelas Abdullah.

Sementara Wakil Rektor IV ???Udinus, Pulung Nurtantio, menyampaikan bahwa mahasiswa yang ada di Udinus dan anak muda lainnya di Indonesia, kreativitasnya sangat tinggi, apalagi di zaman teknologi itu sudah menjadi keniscayaan.

Menurut Pulung, ke depannya potensi yang ada di dunia maya sangat besar, apalagi dukungan dari pemerintah, industri kreatif mulai digalakkan dan di sini tugas Udinus adalah untuk mendorong dan memberi semangat serta memfasilitasi mahasiswa yang kreatif seperti Ghozali.

"Tugas kita sebenarnya agar mereka semakin melek akan teknologi yang ada sekarang," ungkap Pulung.

Sementara itu Ghozali mengungkapkan tidak pernah menyangka bahwa dirinya akan setenar saat ini. Awalnya dirinya melihat peluang berbeda di NFT, lalu ia berfikir sangat unik dan lucu apabila mengunggah swafoto miliknya.

Ia juga menambahkan apa yang dihasilkan saat ini tidak hanya kebetulan. Sebelum masuk NFT, dirinya mencari tahu dan mempelajari dan setelah mengetahuinya baru memikirkan hal yang unik yang berbeda yang bisa dilakukan.

 

(DEN)

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

 

 

 

Komentar

LOADING
Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

  1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
  2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
  3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
  4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

Anda Selesai.

Powered by Medcom.id