comscore

Guru Ngaji Cabul di Depok Dijerat Kebiri

Media Indonesia.com - 04 Januari 2022 09:28 WIB
Guru <i>Ngaji</i> Cabul di Depok Dijerat Kebiri
Ilustrasi kekerasan seksual terhadap anak di bawah umur. (Medcom.id)
Depok: Kejaksaan Negeri (Kejari) Kota Depok akan menjerat guru mengaji, Muhammad Marin Surya (MMS), dengan hukuman kebiri. MMS telah mencabuli 10 anak di bawah umur di Beji, Kota Depok, Jawa Barat.

"Kejari Kota Depok akan mengenakan Pasal tambahan terhadap MMS yaitu hukuman kebiri kimia, pendeteksi elektronik, rehabilitasi, dan pengumuman identitas pelaku kekerasan seksual terhadap anak, " kata Kepala Seksi Intelijen Kejari Kota Depok Andi Rio Rahmat Rahmatu, Selasa, 4 Januari 2022. 
Dia mengatakan, ketentuan itu sesuai UU Nomor: 17 Tahun 2016 tentang Penetapan Peraturan Pemerintah Pengganti UU Nomor: 1 Tahun 2016 tentang perubahan kedua atas UU Nomor: 23 Tahun 2002 tentang perlindungan anak.

Baca: IDI Bersedia Kebiri Kimia Pelaku Kekerasan Seksual, Ini Syaratnya

Andi menegaskan, penerapan sanksi tegas agar ada efek jera sekaligus memberikan pesan kepada perilaku seksual menyimpang. Ia menilai salah satu alasan banyaknya kasus kekerasan seksual di Kota Depok karena hukuman yang kurang berat terhadap pelaku.

"Faktor inilah yang menyebabkan banyak pelaku kekerasan seksual tak jera," tegasnya.

Selain penerapan hukuman kebiri kimia, pendeteksi elektronik, rehabilitasi, dan pengumuman identitas pelaku kekerasan seksual terhadap anak itu, lanjut Andi, pihaknya juga akan menuntut guru mengaji itu dengan Pasal 76 juncto Pasal 82 UU Perlindungan Anak serta Pasal 64 KUHP dengan ancaman penjara maksimal selama 20 tahun dan denda Rp5 miliar.

"Agar menjadi pembelajaran bagi masyarakat, jangan sekali-kali meniru perbuatan hina itu," ungkapnya.

Baca: Rudapaksa Bocah 14 Tahun, Penjual Tahu Ditangkap Polresta Tangerang

Andi mengungkapkan, MMS yang merupakan guru ngaji seharusnya menjadi teladan dan ditiru serta membangun krakter bagi muridnya.

"MMS bukan sosok guru ngaji yang baik dan benar bagi anak didiknya, " tegasnya.

Saat ini, berkas perkara predator seksual MMS masih di kepolisian untuk diperbaiki. Penyidik Polres Metropolitan Kota Depok diminta untuk dilengkapi kekurangan formil maupun materilnya, termasuk penambahan hukuman kebiri.

"Kita minta petunjuk yang diberikan tim JPU dilengkapi guna disidangkan di Pengadilan," pungkas Andi.

Guru mengaji Muhammad Marin Suria (MMS) ditangkap pada 13 Desember 2021, karena mencabuli 10 muridnya yang masih di bawah umur. Aksi hina itu dilakukan di ruang Majelis Taklim. MMS melancarkan aksinya sejak Oktober hingga Desember 2021. Akibat kejadian ini 10 korban mengalami trauma.

(LDS)

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

 

 

 

Komentar

LOADING
Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

  1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
  2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
  3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
  4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

Anda Selesai.

Powered by Medcom.id