Bentrok Warga, Puluhan Rumah di Jayapura Terbakar

    Roylinus Ratumakin - 20 April 2020 13:59 WIB
    Bentrok Warga, Puluhan Rumah di Jayapura Terbakar
    Ilustrasi: Medcom.id
    Jayapura: Bentrok antarwarga pecah di Distrik Waibu, Kabupaten Jayapura, Minggu, 19 April 2020 sore. Pertikaian terjadi antara masyarakat Kampung Kehiran I dan masyarakat Kampung Toware.

    Kapolres Jayapura, AKBP Victor Makbon, mengatakan bentrokan mengakibatkan delapan unit rumah hangus terbakar dan 10 unit rumah lainnya dirusak massa. Aksi pembakaran terjadi karena warga Kampung Kehiran I tidak terima Kepala Kampungnya dipukul oleh salah satu warga Kampung Toware.

    “Ini kan daerah perbatasan, jadi memang sudah pernah kami tangani konflik perbatasan ini, tapi diprovokasi oleh salah satu oknum masyarakat Toware yang mukul,” kata Victor melalui sambungan telepon, Senin, 19 April 2020.

    Dikatakan, pemukulan tersebut direspons oleh masyarakat Kampung Kehiran I dengan menyerang Kampung Toware. “Memang ada beberapa rumah dibakar, kita sedang infentarisasi,” ujarnya.

    Untuk menjaga situasi, kini sudah ada Satu SST Brimob dan 100 personel dari Polres Jayapura yang diturunkan untuk mengamankan situasi di lokasi kejadian. “Kami sudah komunikasikan ke Kepala Distrik, Ondo Afi (kepala suku) untuk bisa lakukan pertemuan agar tidak ada dampak lebih lanjut,” katanya.

    Kabid Humas Polda Papua Kombes Ahmad Musthofa Kamal mengatakan, konflik ini terjadi diduga akibat kesalahpahaman antar kedua kampung. “Kami menyayangkan peristiwa ini terjadi seharunya permasalahan awal tentang penganiyaan ini dapat di selesaikan dengan baik oleh kedua bela pihak, sehingga tidak merugikan warga yang tidak tahu menahu karena egonya, yang berujung pengrusakan dan pembakaran rumah,” kata Kamal.

    Kamal menjelaskan, kejadian berawal pada Sabtu, 18 April 2020, salah seorang warga bernama Nimbrot Tungkoye yang sedang dalam pengaruhi minuman keras datang ke Kampung Kehiran I kemudian merusak rumah salah satu warga. Pelaku pun memukul salah satu kepala kampung.

    “Yang bersangkutan (Nimbrot Tungkoye) pada, Minggu 19 April 2020 pukul 17.00 WIT, memukul Bapak Ondoafi Kehiran I, masyarakat yang tidak terima atas kejadian tersebut langsung menyerang warga Kampung Toware menggunakan alat tajam parang, panah dan lain-lain yang mengakibatkan Nimbrot Tungkoye mengalami luka di bagian kepala sebelah kiri,” ujarnya.

    Setelah masyarakat Kehiran I mendengar kejadian ini, selanjutnya massa dari kampung Kehiran I yang dibantu masyarakat dari Kampung Yoboi melakukan penyerangan dan membakar rumah warga Kampung Toware.

    “Aparat Kepolisian masih melakukan penjagaan di kedua Kampung dan telah berkoordinsi dengan tokoh dari kedua kampung. Kasus ini telah ditangani oleh Polres Jayapura,” kata Makal.

    (WHS)


    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id