Buron, Anggota KKB Wilayah Pilia Ditangkap

    Roylinus Ratumakin - 03 Juni 2020 12:18 WIB
    Buron, Anggota KKB Wilayah Pilia Ditangkap
    Kapolda Papua Irjen Pol. Paulus Waterpauw. Foto: Medcom.id/Roylinus Ratumakin.
    Jayapura: Buronan Oniara Wonda (OW), salah satu anggota kelompok kriminal bersenjata (KKB) di wilayah Pilia, Puncak Jaya, Papua, ditangkap Satgas Gakkum Nemangkawi, pada Minggu, 31 Mei 2020. Oniara Wonda ditangkap di Kampung Igimbut, Distrik Pagaleme, Kabupaten Puncak Jaya.

    "Satgas lakukan monitor dan mendapatkan OW diketahui berada di area Kota Mulia Kampung Igimbut Kabupaten Puncak Jaya," kata Kapolda Papua Irjen Pol. Paulus Waterpauw, Rabu, 3 Juni 2020

    Waterpauw menerangkan OW saat penangkapan berada di kediaman Yotinus Telenggen aliasn VAndem Telenggen. Tim segera menyergap OW.

    "Karena ingin melarikan diri, sehinga petugas terpaksa mengeluarkan tembakan ke arah kaki untuk melumpuhkan," imbuhnya.

    OW telah dievakuasi ke Jayapura untuk mendapatkan perawatan di RS. Bhayangkara. Sejumlah barang bukti turut disita saat penangkapan, yakni satu tas warna hitam, satu kemeja warna putih, dan tiga gawai.

    Baca: Anggota KKB Penembak Karyawan Freeport Ditangkap

    Pelaku dijerat dengan Pasal 340 KUHP, barangsiapa yang sengaja dengan rencana terlebih dahulu yang mengakibatkan hilangnya nyawa seseorang, kemudian pertanggungjawabannya dengan hukuman pidana mati atau seumur hidup.

    Kemudian, Pasal 338 KUHP, Barang siapa dengan sengaja menhilangkan nyawa orang lain, karena bersalah telah melakukan pembunuhan dipidana dengan pidana penjara selama-lamanya lima belas tahun.

    Selanjutnya, Pasal 365 KUHP dengan ancaman pidana mati atau pidana penjara seumur hidup atau selama waktu tertentu paling lama dua puluh tahun, jika perbuatan mengakibatkan luka berat atau kematian dan dilakukan oleh dua orang atau lebih dengan bersekutu.

    Pasal 351 Ayat (1) dan ayat (2), Ayat 1 Penganiayaan diancam dengan pidana penjara paling lama dua tahun delapan bulan atau pidana denda paling banyak empat ribu lima ratus rupiah. Ayat 2 Jika perbuatan mengakibatkan luka-luka berat, yang bersalah diancam dengan pidana penjara paling lama lima tahun. 

    (LDS)


    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id