Bioskop di Kota Tangerang Sudah Diizinkan Buka

    Hendrik Simorangkir - 15 September 2021 19:29 WIB
    Bioskop di Kota Tangerang Sudah Diizinkan Buka
    Ilustrasi penonton bioskop di masa PSBB. Foto: dok MI/Adam Dwi.



    Tangerang: Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang melakukan sejumlah pelonggaran di sejumlah kegiatan masyarakat dalam perpanjangan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) level 3 hingga 20 September. Salah satu pelonggaran yakni diizinkannya bioskop beroperasi.

    Pelaksana tugas (Plt) Asisten Daerah (Asda) I Kota Tangerang, Said Endrawiyanto, mengatakan bioskop diizinkan beroperasi kembali dengan berbagai ketentuan mulai dari wajib menggunakan aplikasi Peduli Lindungi, pengunjung kategori hijau yang boleh masuk, kapasitas 50%, usia di bawah 12 tahun dilarang masuk, dilarang makan dan minum di area bioskop.

     



    "Selain itu, Pemkot Tangerang juga memberikan ketentuan harus adanya sinar UV-C didalam saluran udara gedung bioskop. Melakukan penyemprotan desinfektan secara berkala dan mengikuti aturan protokol kesehatan secara ketat sesuai aturan yang ada," kata Said di Kota Tangerang, Rabu, 15 September 2021.

    Baca: Pengelola Mal di Malang Minta Pembatasan Usia Pengunjung Dihapus

    Said menuturkan Kota Tangerang masih pada PPKM level 3 walau secara angka indikator PPKM covid-19 sudah berada di level 2. "Namun, karena kita berada di wilayah aglomerasi, maka Kota Tangerang masih di level 3 dengan beberapa pelonggaran baru," jelasnya.

    Sementara pelaksana tugas (Plt) Kepala Dinas Kesehatan Kota Tangerang, Dini Anggraeni, menjelaskan assesmen atau indikator level PPKM Kota Tangerang saat ini terus menunjukkan perbaikan.

    Mulai dari transmisi komunitas yaitu kasus konfirmasi yang sudah ditingkat satu dengan 5,54%, rawat inap rumah sakit ditingkat satu dengan 4,52% dan indikator kematian di tingkat satu dengan 0,13%.

    "Sedangkan pada kapasitas respon Kota Tangerang ditingkat sedang. Diantaranya, testing yang masuk tingkat memadai dengan 1,03%, tracing ditingkat sedang dengan 10,49% dan treatmen ditingkat memadai dengan 8,17%," jelas Dini.

    Dini menambahkan dari enam indikator yang masih harus dievaluasi adalah indikator tracing yang masih pada tingkat sedang. Saat ini, tracing Kota Tangerang masih 1:10 sedangkan rasio yang harus dipenuhi adalah 1:15.

    "Untuk indikator lainnya juga terus kita maksimalkan. Penurunan kasus belakangan ini diiringi dengan cakupan vaksinasi yang terus bertambah, jadi jangan euphria berlebihan. Kami imbau, masyarakat harus menerapkan 5M secara ketat dan ikuti vaksinasi. Sedangkan Pemkot Tangerang terus gencarkan 3T," ujarnya.
     

    (DEN)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id