Gempa Sulut Dimutakhirkan M5,2 Dipicu Subduksi Lempeng Laut Sulawesi

    Antara - 15 September 2021 09:38 WIB
    Gempa Sulut Dimutakhirkan M5,2 Dipicu Subduksi Lempeng Laut Sulawesi
    Foto: ANTARA-BMKG



    Jakarta: Gempa bermagnitudo 5,2 yang mengguncang wilayah Kabupaten Boalemo, Gorontalo, Rabu, 15 September 2021, pukul 07.49 WIB merupakan jenis gempabumi menengah, akibat adanya aktivitas subduksi Lempeng Laut Sulawesi.

    Menurut Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) gempa tersebut merupakan hasil pemutakhiran dari sebelumnya bermagnitudo 5,4, dengan episenter gempabumi terletak pada koordinat 1,25° LU dan 122,21° BT, atau tepatnya berlokasi di laut pada jarak 83 km arah Utara Kota Tilamuta, Kabupaten Boalemo, Gorontalo, pada kedalaman 88 km.

     



    "Hasil analisis mekanisme sumber menunjukkan bahwa gempa bumi memiliki mekanisme pergerakan naik oblique ( oblique thrust fault )," ujar Kepala Pusat Gempabumi dan Tsunami BMKG Bambang Setiyo Prayitno.

    Guncangan gempa tersebut dirasakan di daerah Boalemo, Gorontalo Utara, dan Buol pada skala II-III MMI (getaran dirasakan nyata dalam rumah, terasa getaran seakan akan truk berlalu) Manado, Bone Bolango, Kota Gorontalo, dan Toli-toli skala II MMI (getaran dirasakan oleh beberapa orang, benda-benda ringan yang digantung bergoyang), Kabupaten Gorontalo I-II MMI (getaran dirasakan oleh beberapa orang, benda-benda ringan yang digantung bergoyang).

    Baca juga: Gempa Magnitudo 5,4 Guncang Sulawesi Utara

    Hingga saat ini belum ada laporan dampak kerusakan yang ditimbulkan akibat gempabumi tersebut. 

    "Hasil pemodelan menunjukkan bahwa gempabumi ini tidak berpotensi tsunami," ujar dia.

    Hasil monitoring BMKG hingga pukul 08.15 WIB, belum menunjukkan adanya aktivitas gempabumi susulan (aftershock).

    "Kepada masyarakat diimbau agar tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya. Agar menghindari dari bangunan yang retak atau rusak diakibatkan oleh gempa," ujar Bambang.

    Bambang berpesan agar periksa dan pastikan bangunan tempat tinggal anda cukup tahan gempa, ataupun tidak ada kerusakan akibat getaran gempa yanh membahayakan kestabilan bangunan sebelum anda kembali kedalam rumah. Pastikan informasi resmi hanya bersumber dari BMKG yang disebarkan melalui kanal komunikasi resmi yang telah terverifikasi (Instagram/Twitter @infoBMKG), website (https://www.bmkg.go.id atau inatews.bmkg.go.id), telegram channel (https://t.me/InaTEWS_BMKG) atau melalui Mobile Apps (IOS dan Android): wrs-bmkg atau infobmkg.

    (MEL)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id