SAR Pontianak Masih Cari 52 Nelayan yang Hilang

    Antara - 15 Juli 2021 16:19 WIB
    SAR Pontianak Masih Cari 52 Nelayan yang Hilang
    Salah seorang nelayan yang ditemukan Tim SAR gabungan meninggal. Foto ANTARA/HO



    Pontianak: Kantor Search and Rescue (SAR) Pontianak, Kalimantan Barat, masih mencari 52 anak buah kapal (ABK) dari 14 kapal motor nelayan yang tenggelam.

    Kasi Ops dan Siaga Kantor SAR Pontianak, Eryk Subaryanto, mengatakan kejadian tersebut karena dampak cuaca buruk pada Selasa malam, 13 Juli 2021 dan Rabu pagi, 15 Juli 2021.

     



    "Kami dari Basarnas Kalbar Rabu mendapat laporan telah terjadi kecelakaan yang menimpa 14 Kapal Motor nelayan di tiga lokasi secara bersamaan karena dampak cuaca buruk dan mengakibatkan 56 orang ABK hilang, empat di antaranya ditemukan meninggal, dan 81 ABK selamat," kata Eryk di Pontianak, Kamis, 15 Juli 2021.

    Baca: 2 Kecamatan di Purwakarta Bersih dari Kasus Covid-19

    Dia menjelaskan kapal tersebut mengalami kecelakaan di perairan Muara Jungkat sebanyak sembilan kapal motor, di Muara Kubu dua KM, dan di Muara Pemangkat tiga KM. Dari 14 kapal itu, 12 kapal merupakan kapal ikan dan dua kapal lainnya merupakan kapal tugboat.

    "Empat korban yang ditemukan, satu korban telah kami serahkan kepada keluarga dan satunya karena belum diketahui identitasnya maka kami serahkan ke Rumah Sakit Bhayangkara untuk proses indentifikasi, dan dua lagi baru ditemukan sehingga sedang proses evakuasi," jelas Eryk.

    Sesuai peraturan yang berlaku, upaya pencarian para korban kecelakaan kapal ini dilakukan selama tujuh hari. "Namun apabila masih ditemukan adanya tanda-tanda korban maka kami bersama seluruh unsur gabungan memperpanjang pencarian," ungkapnya.

    Dia menambahkan tim gabungan kemarin berhasil menyelamatkan enam ABK dari Kapal Anita Jaya asal Jakarta. Keenam ABK itu saat ini masih berada di posko menunggu proses pemulangan ke Jakarta.

    Sementara Kepala Rumah Sakit Bhayangkara, AKBP Joseph Ginting, mengatakan dengan peralatan yang ada pihaknya siap melakukan indetifikasi korban kecelakaan kapal motor nelayan tersebut.

    "Saat ini kami masih melakukan identifikasi satu korban yang saat ditemukan tidak diketahui identitasnya," ujarnya.

     

    (DEN)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id