25 Desa di Demak Masih Kekeringan Ekstrem

    Mustholih - 18 November 2019 16:38 WIB
    25 Desa di Demak Masih Kekeringan Ekstrem
    Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Demak, M Agus Nugroho. (Foto: Medcom.id/Mustholih)
    Semarang: Puluhan desa di Kabupaten Demak, Jawa Tengah, masih dilanda kekeringan ekstrem. Hujan yang sudah beberapa kali turun di Demak belum mampu membebaskan warga dari ketergantungan pasokan air bersih bantuan pemerintah.

    "Demak saat ini mulai masuk musim hujan. Tapi masih banyak desa-desa yang meminta droping air karena masih mengalami kekeringan," kata Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Demak, M Agus Nurgoho, di Semarang, Jawa Tengah, Senin, 18 November 2019.

    Hingga pertengahan November 2019, hujan di Demak belum turun secara merata. Agus memperkirakan, kekeringan di Demak baru bisa teratasi pada Desember 2019.

    "Demak baru akan hujan secara merata sekitar Desember," ujar Agus.

    Menurut Agus, saat ini ada 25 desa di Demak yang masih dilanda kekeringan ekstrem. Desa-desa itu tersebar di beberapa kecamatan seperti Bonang, Karangawen, Dempet, dan Kebonagung.

    "Warga di sana masih meminta pasokan air bersih dari BPBD," ungkapnya.

    Padahal, kata Agus, notifikasi siaga darurat kekeringan di Demak sudah berakhir pada Oktober lalu. "Tapi kita tidak kaku. Masih kita berikan bantuan air bersih sampai warga tidak membutuhkan lagi," jelas dia.

    Agus mengatakan hingga kini BPBD Kabupaten Demak sudah menyalurkan 950 tangki air bersih kepada warga. Air bersih itu sudah mulai disalurkan sejak 12 Agustus 2019.

    "Setiap tangki berisi 5.000 liter air bersih. Kita perkirakan masih harus menyalurkan sekitar 50 sampai 100 tangki untuk tambahan air bersih," beber Agus.




    (MEL)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id