DBD Renggut 5 Nyawa di Kota Bogor

    Rizky Dewantara - 15 Maret 2020 16:49 WIB
    DBD Renggut 5 Nyawa di Kota Bogor
    Ilustrasi--Pasien DBD yang dirawat di salah satu ruangan di RSUD TC Hillers, Maumere, Kabupaten Sikka, NTT. (Foto: ANTARA/Kornelis Kaha)
    Bogor: Kepala Dinas Kesehatan Kota Bogor, Sri Nowo Retno, menyebut kasus demam berdarah dengue (DBD) di Kota Bogor, Jawa Barat, selama tiga bulan terakhir 2020 mencapai 130 kasus. Lima orang di antaranya meninggal.

    "Kami mencatat 130 kasus DBD di Kota Bogor periode Januari-Maret 2020. Pada Januari, 49 kasus, satu meniggal; Februari, 69 kasus, satu meninggal; dan Maret, 12 kasus, tiga meninggal," jelas Retno, Minggu, 15 Maret 2020.

    Untuk perbandingan, kata dia, data kasus DBD pada 2018, Dinkes Kota Bogor mencatat ada 727 kasus dengan lima orang meninggal. Sementara pada 2019, sebanyak 621 kasus dengan 10 orang meninggal.

    Menurut Retno, ada tren peningkatan penderita DBD di Kota Bogor. Khusus penderita, rata-rata merupakan balita.

    Baca juga: Solo Tetap Waspada DBD

    "Seluruh warga Kota Bogor yang meninggal akibat DBD datang ke rumah sakit sudah dalam DSS (Dengue Shock Syndrom) tahap akhir," ungkap dia.

    Ia memaparkan mayoritas korban meninggal DBD di Kota Bogor karena terlambat mendapatkan penanganan.

    "Jika masih tahap awal, dengan terapi pemberian cairan sudah cukup. Tapi jika sudah ke tahap DSS, sulit untuk tertolong," paparnya.

    Retno mengimbau, warga yang memiliki anggota keluarga mengalami sakit dan suhu tubuh tinggi harus dibawa langsung ke puskesmas untuk ditindaklanjuti.

    "Jadi dengan mengecek darahnya ke laboratorium dan trombosit secara serial, biar tahu perkembangannya supaya jangan sampai jatuh ke tahap DSS," tutupnya.



    (MEL)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id