Kenangan Khofifah dengan Ibunda Jokowi

    Medcom, Triawati Prihatsari - 26 Maret 2020 12:41 WIB
    Kenangan Khofifah dengan Ibunda Jokowi
    Gubernur Jawa TImur Khofifah Indar Parawansa saat takziah ke kediaman Ibunda Presiden Jokowi. Foto:Istimewa
    Solo: Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa melayat ke rumah duka Ibunda Presiden Joko Widodo, Sudjiatmi Notomiharjo. Khofifah mengaku memiliki kenangan tersendiri dengan Ibunda Presiden Jokowi.

    Dia menilai Eyang Noto - panggilan karib Sudjiatmi Notomihardjo merupakan sosok perempuan yang hatinya di masjid. Khofifah mengatakan sosok Eyang Noto sangat low profile dan egaliter. Sosok itu telah ada, jauh sebelum Jokowi menjadi Presiden. Kepribadian tersebut pun tak berubah, setelah putranya, Jokowi, menjadi Presiden.

    "Saya pernah sowan ke ndalem beliau, dan beliau masih di masjid. Ketika beliau sampai, malah meminta saya untuk berdoa. Tolong Mbak Khofifah yang berdoa," kenangnya, ditemui usai takziah di Jalan Pleret Raya, Kelurahan Sumber, Banjarsari, Solo, Kamis, 26 Maret 2020. 

    Khofifah menuturkan menolak permintaan Eyang Noto untuk memimpin doa. Tapi, kata dia, Eyang Noto kembali memintanya untuk berdoa, lantaran sebagai ketua umum Muslimat NU.

    "Akhirnya saya memimpin doa.  Artinya, ada sifat yang low profile dari seorang Eyang Noto, sifat tersebut juga dimiliki oleh Pak Jokowi yang terkenal sangat low profile," cerita Khofifah.

    Baca: Khofifah Ungkap Wasiat Ibunda Jokowi

    Dia kembali mengenang Eyang Noto yang kerap menjalankan ibadah salat berjemaah di masjid. Dia mengingat Eyang Noto selalu mencari masjid, setiap bertandang ke sebuah kota.

    "Insyaallah husnul khotimah," tambah dia.

    Selain itu, lanjut Khofifah, Sudjiatmi senantiasa menyempatkan hadir di sejumlah pengajian yang digelar Muslimat NU maupun Aisyiah. Menurut Khofifah, semua golongan diayomi Eyang Noto.

    "Beliau sangat mumpuni sebagai  sosok panutan bagi semua kalangan masyarakat. Terutama kaum perempuan Indonesia," ujarnya.

    Gubernur Jatim ini mengaku kedatangannya adalah bentuk penghormatan terakhir. Khofifah mengaku mewakili seluruh masyarakat Jatim.

    "Mari kita doakan semoga beliau husnul khotimah  diterima seluruh amal ibadahnya  dan diampuni segala dosa serta khilaf semasa hidup," ungkap Khofifah.



    (LDS)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id