comscore

Mentan Ekspor Hasil Pertanian Senilai Rp14,4 Triliun

Muhammad Syawaluddin - 31 Desember 2021 18:55 WIB
Mentan Ekspor Hasil Pertanian Senilai Rp14,4 Triliun
Mentan Syahrul Yasin Limpo dan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo, saat melepas ekspor di Pelabuhan Soekarno Hatta, di Kota Makassar, Sulawesi Selatan, Jumat, 31 Desember 2021. (Istimewa)
Makassar: Menteri Pertanian, Syahrul Yasin Limpo, melepas ekspor sebanyak 1,3 juta ton hasil pertanian di Pelabuhan Soekarno Hatta, Kota Makassar, Sulawesi Selatan. Jutaan ton itu senilai dengan Rp14,4 triliun. 

Syahrul Yasin Limpo mengatakan komoditas pertanian sejak dua tahun terakhir selalu mengalami over stok. Bahkan pada 2021, Indonesia memiliki kelebihan stok sebesar 9 juta ton. 
"Menutup akhir 2021 kita melakukan giat ekspor serentak dari 34 provinsi secara live sebanyak 1,3 juta ton senilai Rp14,4 triliun ke 124 negara tujuan," katanya, di Kota Makassar, Jumat, 31 Desember 2021.

Tidak hanya itu berdasarkan data BPS, hanya PDB di sektor pertanian yang pertumbuhannya positif pada triwulan II 2020 yakni 16,4 persen, sementara sektor lainnya mengalami kontraksi. Bahkan, sektor pertanian terus melakukan ekspor. 

"Nilai ekspor pertanian Januari-Desember 2021 sebesar Rp451,77 triliun naik 15,79 persen dibanding 2019 yang hanya Rp 390,19 triliun," ungkapnya. 

Baca juga: Jelang Pergantian Tahun, Menteri Muhadjir Sidak Prokes di Keramaian Kota Tangerang

Ia juga menegaskan sektor pertanian dalam 2 tahun terakhir yakni masa pandemi covid-19 menjadi penyangga utama pertumbuhan ekonomi nasional. Ke depan pihaknya meminta kepada seluruh pihak, khusus kepolisian untuk memperkuat sektor pertanian dengan pengawalan.

Sementara, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo memberikan apresiasi atas capaian prestasi Kementerian Pertanian (Kenentan) yang mampu menjadikan sektor pertanian sebagai penyelamat pertumbuhan ekonomi nasional di masa sulit yakni pandemi covid-19 hingga saat ini. 

Ia mengatakan, hal itu terbukti di akhir 2021 dapat melakukan gebyar ekspor dengan nilai fantastis. Sehingga ini menjadi kinerja yang benar-benar terlihat dan tidak mudah untuk diwujudkan kalau tidak dengan kerja keras.

"Apalagi ini dicapai di masa pandemi covid-19 ketika dunia mengalami kesulitan dan pertumbuhan ekonomi. Namun Kementerian Pertanian justru memberikan pertumbuhan yang luar biasa dibuktikan dengan surplus nilai ekspornya," ujar dia.

Sigit pun menegaskan Mentan Syahrul tak hanya berhasil meningkatkan nilai ekspor, namun juga mampu membuat surplus produksi beras sehingga terdapat stok beras hingga saat ini sebesar 9 juta ton. Menurutnya, ini tentunya prestasi yang luar biasa sebab dibuktikan oleh kepolisian di lapangan dengan melakukan pengecekan stok pangan setiap 3 bulan.

"Kami dari kepolisian siap bersinergi melakukan pengawalan untuk memperkuat stok pangan nasional. Dan tadi Pak Menteri sampaikan di tahun 2022 merencakaan ekspor beras," tegasnya.

(MEL)

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

 

 

Komentar

LOADING
Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

  1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
  2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
  3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
  4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

Anda Selesai.

Powered by Medcom.id