comscore

Operasi Madago Raya Diperpanjang Buru Sisa 3 DPO MIT

Antara - 01 April 2022 13:40 WIB
Operasi Madago Raya Diperpanjang Buru Sisa 3 DPO MIT
Satgas Madago Raya melakukan penjagaan di salah satu desa yang menjadi wilayah operasi pemburuan teroris di Kecamatan Palolo, Kabupaten Sigi, Sulawesi Tengah. ANTARA/ (Kristina Natalia)
Palu: Kapolda Sulawesi Tengah Irjen Pol Rudy Sufahriadi memastikan Operasi Madago Raya dalam memburu tiga orang sisa terduga teroris Mujahidin Indonesia Timur (MIT) Poso diperpanjang. Pengejaran menggunakan strategi pemburuan yang baru.

"Masih ada sisa 3 DPO teroris Poso yang belum berhasil ditangkap menuntut aparat keamanan untuk terus melakukan pengejaran dan penangkapan," kata Rudy, saat dihubungi di Palu, Jumat, 1 April 2022.
Operasi Madago Raya tahap I 2022 telah berakhir pada 31 Maret 2022. Selain melakukan penegakan hukum, satuan tugas (Satgas) Madago Raya tahap II juga akan dilakukan pengurangan.

Tidak hanya itu, Operasi Madago Raya kali ini akan ada perubahan strategi serta melibatkan masyarakat untuk menangkap atau mengimbau para DPO Poso agar segera menyerahkan diri.

Baca: 315 Personel Baru Satgas Madago Raya Dikirim ke Poso Buru DPO MIT

Untuk sistem dan strategi pemburuan yang baru Rudy tidak bisa menjelaskannya secara rinci.
"Kita akan melakukan perubahan strategi dan pengurangan personil," tutur Rudy.

Rudy berharap agar para DPO segera menyerahkan diri untuk diproses secara hukum. "Kita mau mereka menyerahkan diri, tetapi kalau tidak ya kita akan terus kejar," ujarnya.

Menurut Rudy saat ini para DPO dalam kondisi terdesak, jika masih ada dukungan dari sejumlah masyarakat dan simpatisan maka upaya penuntasan kelompok Mujahidin Indonesia Timur (MIT) Poso diakui akan sulit berakhir.

Kondisi ini diharapkan dapat mendorong masyarakat untuk tidak lagi memberikan dukungan kepada kelompok DPO Poso yang merupakan kelompok teroris.

"Kita pun berupaya menghentikan aktivitas simpatisan yang masih memberi dukungan kepada para DPO dan kita juga tetap lakukan razia untuk memastikan tidak ada simpatisan yang naik ke gunung membawa bantuan," jelasnya.

Rudy menyebutkan sisa DPO Poso tersebut yakni Askar alias Jaid alias Pak Guru, Galuh alias Muhklas alias Nae dan Suhardin alias Hasan Pranata. Ketiga orang kelompok MIT Poso itu diduga masih berada di pegunungan Kabupaten Poso, Parigi Moutong dan Sigi.

(WHS)

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

 

 

 

Komentar

LOADING
Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

  1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
  2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
  3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
  4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

Anda Selesai.

Powered by Medcom.id