620 Pedemo Surabaya Malang Dibebaskan, 14 Lainnya Jadi Tersangka

    Amaluddin - 09 Oktober 2020 17:40 WIB
    620 Pedemo Surabaya Malang Dibebaskan, 14 Lainnya Jadi Tersangka
    Aksi massa di jatim, Kamis, 8 Oktober 2020. Medcom.id/Amal
    Surabaya: Polda Jawa Timur membebaskan 620 dari 634 pendemo penolak omnibus law di Malang dan Surabaya, pada Kamis, 8 Oktober 2020. Sementara 14 orang sisanya ditetapkan sebagai tersangka perusakan fasilitas umum saat aksi.

    "Terhadap 14 orang yang kita tetapkan menjadi tersangka, kemudian kita akan lakukan penahanan sesuai Pasal 170 atau perusakan secara bersama-sama," kata Kabid Humas Polda Jatim, Kombes Trunoyudo Wisnu Andiko, di Surabaya, Jumat, 9 Oktober 2020.

    Truno menegaskan, 14 orang itu ditetapkan tersangka lantaran telah merusak fasilitas umum, kendaraan milik masyarakat dan aparat. Yakni merusak pagar Gedung Negara Grahadi, kendaraan masyarakat, mobil polisi, pot bunga, tempat sampah di tepi jalan, dan lainnya.

    "Terhadap 14 orang ini, tentu kita akan lakukan proses penyidikan secara prosedural dan profesional," jelasnya.

    Baca: Sri Sultan Sebut Demo Ricuh By Design

    Namun, Truno tak menjelaskan detail peran belasan tersangka itu. Truno juga merahasiakan identitas para tersangka.

    "Kita tidak melihat dari status sosialnya, tetapi lebih pada esensi cukup bukti bahwasannya yang bersangkutan merupakan pelaku pengrusakan," terangnya.

    Truno menerangkan, sebanyak 620 pedemo lainnya telah dibebaskan. Lantaran, mereka hanya ikut-ikutan dan tidak paham maksud dan tujuan dari gerakan aksi Omnibus Law.

    "Makanya Polda Jatim melakukan edukasi kepada mereka, karena memang lebih cenderung ikut-ikutab saja. Sehingga kita lakukan pengembalian kepada pihak orang tua," tukasnya.

    (LDS)


    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id