Lima Kawasan Hutan di Batam Terbakar dalam Sebulan

    Antara - 23 Februari 2021 16:31 WIB
    Lima Kawasan Hutan di Batam Terbakar dalam Sebulan
    Kebakaran hutan di sekitar Bandara Hang Nadim Kota Batam Kepulauan Riau, Senin, 22 Februari 2021. Dokumentasi/ Antara



    Batam: Lima kawasan hutan di Kota Batam, Kepulauan Riau, terbakar sejak awal Februari 2021. Hal tersebut diketahui berdasarkan catatan Mandala Agni setempat.

    "Manggala Agni turun mulai 4 Februari 2021. Yang sudah selesai (padam) itu di Tembesi, Sagulung, Sei Beduk, Galang dan Nongsa," kata Kepala Daops Manggala Agni Sumatra VIII Batam, Patris Lulumba, di Batam, Selasa, 23 Februari 2021.




    Baca: Kereta Wilayah Daop 3 Sudah Dapat Melintas

    Dia menjelaskan hingga saat ini pihaknya masih berupaya memadamkan kebakaran lahan di Pulau Galang. Pihaknya juga belum bisa memastikan luasan lahan yang terbakar sepanjang musim kemarau ini. Namun diperkirakan laha mencapai seluas satu hingga 1,5 hektare di masing-masing lokasi yang terbakar.

    "Ini perkiraan," jelasnya.

    Menurut dia kebakaran lahan di Batam masih relatif bisa ditangani pihaknya bersama dengan Dinas Pemadam Kebakaran setempat. Hingga saat ini belum dibutuhkan bantuan helikopter untuk memadamkan kebakaran lahan.

    "Kalau pakai helikopter berarti apinya sangat besar dan tidak bisa ditangani dari darat. Kami menghindari penggunaan helikopter karena biayanya tinggi," ungkapnya.

    Ia menyampaikan berdasarkan data BMKG, kondisi permukaan di wilayah Kepri masih merah yang berarti panas, sehingga kemungkinan terjadinya kebakaran masih tinggi.

    Pihaknya terus melakukan patroli rutin ke hutan-hutan di Batam dan Bintan sebagai langkah antisipasi kebakaran meluas. Patris mengimbau masyarakat tidak melakukan pembukaan lahan dengan cara membakar untuk menghindari kebakaran.

    "Jangan sampai merokok di dekat hutan apalagi di dalam hutan," bebernya.

    Menurut dia kondisi cuaca saat ini ekstrim dengan tingkat bahan yang mudah terbakar relatif tinggi. Ia menjelaskan terakhir kali pemadaman lahan dilakukan pada April 2020, sehingga bahan organik yang mudah terbakar kini jumlahnya sudah banyak.

     

    (DEN)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id