PNS Terduga Teroris di Aceh Bertugas di Majelis Adat Aceh

    Fajri Fatmawati - 28 Januari 2021 12:49 WIB
    PNS Terduga Teroris di Aceh Bertugas di Majelis Adat Aceh
    ilustrasi Medcom.id



    Banda Aceh: Detasemen Khusus (Densus) 88 Antiteror Polri menangkap lima terduga teroris di Aceh pada Selasa, 20 Januari dan Rabu, 21 Januari 2021. Salah satunya merupakan pegawai negeri sipil (PNS) di Majelis Adat Aceh (MAA) Kabupaten Aceh Timur, Aceh.

    "Benar, dari lima teroris itu SJ PNS yang bertugas di MAA Aceh Timur," kata Kepala Sekretariat MAA Aceh Timur, Hasan, Kamis, 28 Januari 2021.






    Kelima terduga teroris yang ditangkap Densus 88, masing-masing berinisial UM alias AA alias TA, inisial SA alias S, inisial SJ alias AF, inisial MY dan inisial RA. Dia mengungkap, SJ telah bertugas di MAA sekitar 6 tahun.

    Baca: Sederet Profesi 5 Terduga Teroris Yang Ditangkap di Aceh

    Kabid Humas Polda Aceh Kombes Winardy mengatakan, dari kelima yang ditangkap, empat di antaranya yakni, MY, SJ alias AF dan RA merupakan buronan Densus 88. Mereka diketahui hendak hijrah untuk bergabung dengan ISIS di Suriah dan Afghanistan.

    "Sedangkan untuk terduga teroris UM alias AA alias TA dan SA, lanjut Winardy, merupakan jaringan kelompok Bom Polrestabes Medan dan sedang merencanakan pembuatan bom untuk melakukan aksi amaliyah di wilayah Aceh," kata Winardy, Rabu, 27 Januari 2021.

    Winardy mengungkapkan, kelima terduga teroris tersebut telah melakukan aktivitas terkait terorisme selama dua tahun sebelum tertangkap oleh Densus 88. Sementara itu, kelimanya ditangkap di sejumlah lokasi di Aceh.

    Baca: Terduga Teroris Rakit Bom untuk Aksi Amaliyah di Aceh

    Yakni dua terduga teroris berinisial RA dan SA di tangkap di Kecamatan Blang Bintang, Aceh Besar, Rabu, 20 Januari 2021. Keesokan harinya sekitar pukul 10.00 WIB, Densus 88 menangkap satu terduga teroris berinisial UM di Ulee Kareng, Banda Aceh.

    Lalu, dua terduga teroris berinisial SJ dan MY ditangkap di hari yang sama, Kamis, 21 Januari 2021 sekitar pukul 20.00 WIB. SJ ditangkap di Gampong Sidorejo, Kota Langsa, dan MY ditangkap di Birem Puntong, Kota Langsa.

    Winardi mengungkapkan, terduga teroris inisial UM alias AA alias TA berprofesi sebagai pedagang buah-buahan, SA alias S dan RA ber profesi sebagai tukang.

    Baca: Satu Terduga Teroris Ditangkap di Aceh Ahli Membuat Bom

    "Selanjutnya, terduga SJ alias AF berprofesi sebagai PNS di Pemkab Aceh Timur dan MY berprofesi wiraswasta memiliki usaha perikanan dan cafe," jelasnya.

    Dalam penangkaan itu Densus 88 menyita bahan pembuat bom. Yakni, satu kilogram pupuk kalium nitrat, 250 gram bubuk arang aktif, satu botol berisi sekitar 2.000 peluru gotri silver cosmos 6mm, potongan pipa besi, serta alat pembuatan bom.

    Petugas juga menyita beberapa dokumen berupa buku catatan yang berisi ancaman terhadap TNI-Polri dan pemerintah, paspor milik kelima terduga teroris, serta buku kajian ISIS dan tauhid. Barang bukti lain yang disita berupa CD, flashdisk, enam telepon genggam, alat pelatihan fisik, dan busur panah.

    (LDS)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id